Kamis, 02 April 2026

Sahroni Sebut Saracen Lebih Merusak daripada Narkoba

Jumat, 25 Agustus 2017 17:30 WIB
Sahroni Sebut Saracen Lebih Merusak daripada Narkoba
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni memberikan aspresiasi kepada kepolisian yang telah mengungkap jaringan pembuat dan penyebar berita hoax di dunia maya, Saracen. Politisi NasDem ini berpandangan, keberadaan kelompok semacam ini berbahaya bagi keutuhan bangsa dan negara.
 
"(Kelompok)  ini jelas-jelas sangat berbahaya. Karena dengan informasi yang mereka buat dan disebar ke lini masa atau medsos jika dibiarkan, mampu memporak porandakan keutuhan dan kesatuan bangsa," ucapnya melalui siaran pers Fraksi Nasdem, Jumat (25/08/2017). Baginya, kejahatan yang dilakukan oleh Saracen ini jauh melebihi kejahatan apa yang dilakukan oleh jaringan narkoba.
 
"Kejahatan ini jelas lebih terstruktur dan terukur untuk merusak dan menghancurkan bangsa, ini jauh lebih bahaya. Makanya, "pabrik" hoax ini harus dihancurkan. Ini harus dituntaskan sampai ke akar-akarnya. Siapa pihak yang di belakang jaringan ini,  penyuplai dana, pemesan produk hoaxnya. Saya minta kepada Kapolri untuk menindak tegas dan memburu dalang jaringan perusak bangsa ini," tegasnya.
 
Legislator dapil DKI Jakarta III ini mengharapkan dan mendesak agar pihak kepolisian segera mengusut tuntas jaringan ini. Sahroni mencurigai jaringan inilah yang selama ini sering memproduksi informasi maupun berita yang disebar melalui medsos untuk mendiskreditkan Presiden Joko Widodo dan pemerintahannya."Jangan-jangan mereka ini yang mengembuskan tentang isu-isu negatif seperti PKI kepada Presiden Jokowi serta memproduksi berita yang bernada kebencian kepada Pemerintahan saat ini,"pungkasnya.
 
Sebelumnya, pada Selasa (23/08/2017), Polri telah merilis tertangkapnya tiga tersangka jaringan Saracen. Jaringan ini merupakan kelompok yang bekerja sesuai pesanan pihak tertentu untuk memproduksi berita-berita palsu atau hoax di media sosial. Sindikat ini memiliki jaringan sangat luas. Jumlah akun yang dimiliki kelompok Saracen ini bahkan mencapai 800 ribu akun. (Rel)

Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap
Kolaborasi Bank Sumut dan Media Kunci Pembangunan Daerah yang Berkah
Polisi Sergap 2 Orang Pemuda Pengedar Sabu di Jalan Pasar III Medan
Barak Narkoba dan Judi Tembak Ikan di Desa Durin Simbelang Eksis Beroperasi
Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Asal Malaysia
Terkait Pengungkapan Jaringan Narkoba, Praktisi Hukum Hans Silalahi : Silahkan Buktikan di Pengadilan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker