Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan didampingi Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari Tambunan, Ketua GOPTKI Ny Hj Asdiana Zainuddin, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dedi Maswardy MAP dan Pimpinan SKPD terkait, Camat Pantai Labu Ayub MSi beserta Muspika Kades Denai Lama Parnu beserta prangkat Desa, para Kepala Desa se Kecamatan Panta Labu dan kader PKK menerima kunjungan Tim Penilai terbaik Sumut di Desa Denai Lama Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang sebagai Desa terbaik Kabupaten Deli Serdang menuju 6 besar Desa terbaik tingkat Sumut, Senin (12/06/2017).
Tim Penilai Evaluasi Perkembangan Desa Tingkat Provinsi Sumatera Utara pada penilaian Desa terbaik ini dihadiri Gubernur Sumatera Utara diwakili Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Utara Ir Aspan Sofyan MM bersama Ketua Tim H Chairin Simanjuntak, Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Utara, TP PKK Provinsi Sumut beserta anggota tim lainnya.
Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada Tim Penilai Evaluasi Perkembangan Desa tingkat Sumut yang berkunjung ke Desa Denai Lama yang pada tahun 2017 ini ditetapkan sebagai juara perlombaan Desa Tingkat Kabupaten Deli Serdang diharapkan dapat mengulangi sukses Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2015 dan 2016 yang lalu hingga ke tingkat Nasional.
Oleh karena telah menetapkan Desa Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli dan Desa Sambirejo Timur Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang sebagai juara perlombaan Desa mewakili Provinsi Sumatera Utara.
Bupati H Ashari Tambunan menjelaskan bahwa Desa Denai Lama merupakan Desa yang ditetapkan oleh Kementerian pendidikan RI sebagai Desa Vokasi pertama di Provinsi Sumatera Utara. Desa Vokasi adalah merupakan kawasan pedesaan untuk pengembangan layanan pendidikan dan ketrampilan maupun Sumber Daya Manusia dengan dilandasi oleh nilai budaya dan kearifan lokal dalam rangka mewujudkan harmoni hidup pedesaan antara berbagai sektor seperti pendidikan ekonomi sosial budaya dan ligkungan, abstraksi dari program vokasi yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa salah satunya adalah dengan membentuk sanggar budaya lingkaran yang saat ini menjadi kebanggan bagi desa ini sebab selain dipergunakan sebagai sarana pendidikan anak , juga dipakai sebagai sarana untuk penguatan nilai-nilai budaya tradisonal melalui pertunjukan budaya yang bahkan selalu dikunjungi oleh wisatawan asing.
Sedangkan dalam pemanfaatn potensi lingkungan untuk usaha produktif melalui Bumdes Desa ini juga telah berhasil mengembangkan kelompok usaha pembuatan panganan berbahan dasar melinjo seperti dodol melinjo, bolu melinjo dan minuman khas berbahan melinjo yang oleh masyarakat lokal dinamakan sebagai kopi melinjo.
Desa ini juga telah berhasil mengembangkan potensi desanya menjadi Desa Agrowisata sayur mayur, jeruk manis dan pepaya serta memilki kelompok pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan kerajinan dengan memanfaatkan limbah kayu, tempurung maupun lidi kelapa.
Desa ini juga baru saja ditunjuk oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) sebagai lokasi study visitasi kepemimpinan nasional yang diikuti oleh 28 peserta Diklat PIM II se Indonesia dan oleh para peserta Diklat Kepala Desa dinyatakan sebagai Kepala Desa bervisitasi kepemimpinan sangat baik.
Bupati juga berpesan kepada semua masyarakat yang hadir untuk selalu memahami dengan baik bahwa tujuan akhir dari kegiatan penilaian tingkat perkembangan desa dan perlombaan desa ini sebenarnya memilki arti yang sangat penting dan strategis dalam upaya untuk mewujudkan desa yang maju, berdaya saing dan mandiri, kegiatan ini tidak semata hanya merupakan acara serimonial yang bertujuan untuk meraih gelar juara namun lebih dari itu adalah untuk memberikan motivasi kepada desa agar mampu melakukan trobosan-trobosan yang disesuaikan potensi masing-masing desa.
Ketua Tim Penilai Evaluasi perkembangan Desa tingkat Sumut Chairin Simanjuntak menjelaskan bahwa penilaian perkembangan Desa ini seluruh tim secara langsung bertatap muka dan Tanya jawab dengan para kader Desa yang antaralain menyangkut pemerintahan,pembangunan dan kemasyarakatan Desa dan yang terpenting lagi adalah kegiatan administrasi Desa, kelengkapan data desa maupun profil Desa.
Sementara Gubernur Sumatera Utara diwakili Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumut Ir Aspan Sofyan MM menjelaskan maksud perlombaan desa adalah untuk megevaluasi bagaimana perkembangan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan untuk menjadi bahan bagi menyusun program kedepan bagi upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Juga mengingatkan bahwa pada tahun mendatang Deli Serdang akan diikut sertakan pada lomba Kelurahan terbaik.(BS05)
Tags
beritaTerkait
komentar