Rabu, 30 September 2026

DPR Berharap Satgas Pangan Miliki Kewenangan Menindak

Kamis, 18 Mei 2017 13:28 WIB
DPR Berharap Satgas Pangan Miliki Kewenangan Menindak
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bulan Ramadan tidak berapa lagi akan tiba. Umat Islam Indonesia akan menyambut dengan suka cita. Akan tetapi di sisi lain, dari tahun ke tahun, masyarakat selalu dihantui oleh kenaikan harga bahan pokok.
 
Persoalan klasik ini selalu tidak bisa dikontrol ketat oleh pemerintah. Mengacu dari pengalaman pemerintahan sebelumnya, biasanya kenaikan harga ini hanya diantisipasi dengan melakukan operasi pasar tanpa ada tindakan hukum yang tegas kepada pihak yang “bermain”.   
 
Di masa Pemerintahan Jokowi saat ini, melalui Kementerian Perdagangan, harga bahan pokok mulai diatur secara ketat. Setidaknya ada beberapa upaya yang dilakukan, seperti membentuk satgas pangan dan menentukan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) kepada tiga bahan pokok.  
 
Satgas pangan ini dibentuk lintas kementerian dan lembaga negara yakni Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kepolisian Republik Indonesia, Bulog, dan Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU).
 
Terbentuknya satgas pangan ini disambut positif anggota Komisi VI DPR RI Slamet Junaidi. Dia menilai keberadaan satgas menjadi hal baru yang dilakukan oleh pemerintah. Ini yang membedakannya dengan pemerintahan sebelumnya.
 
“Tentu, kita perlu mengapresiasi kehadiran satgas ini," ujar Slamet, dalam siaran persnya, Kamis (18/05/2017).
 
Dia menilai, kehadiran satgas pangan relevan dengan meningkatnya daya beli masyarakat di masa Ramadan dan Idul Fitri. Keberadaannya bisa mengantisipasi pihak-pihak yang sering memanfaatkan situasi tersebut.  
 
Politisi NasDem ini mengharapkan, kehadiran satgas pangan tidak hanya bergerak di momen-momen tertentu, tetapi bisa berkelanjutan. Jika berkelanjutan, diharapkan satgas bisa melakukan tindakan hukum agar ada efek jera.
 
“Saya meminta satgas pangan tidak seperti macam ompong nantinya, nampak sangar tapi tidak bertaji. Satgas ini bisa mencontoh satgas pungli yang lebih dahulu terbentuk. Dalam beberapa waktu saja sudah mampu membongkar kasus praktik pungutan liar di berbagai instansi," tutur legislator dapil Jatim XI ini.
 
Pria yang biasa dipanggil Haji Idi berkeyakinan jika satgas pangan bisa memberikan shock therapy bagi pihak yang nakal, ke depan harga bahan pokok akan jauh lebih aman karena terpantau dan terawasi.
 
"Dengan begini, kita harapkan Indonesia tidak selalu menjadikan impor sebagai jalan keluar tatkala ada masalah kekurangan bahan pokok masyarakat," pungkasnya.(rel)

Tags
beritaTerkait
Satgas PRR Pacu SKPK Aceh Singkil Percepat Realisasi Tambahan TKD Rp21 Miliar
Realisasi Tambahan TKD Aceh Selatan Tembus 48 Persen, Pemulihan Pascabencana Terus Dipacu
Satgas Ramadan dan Idulfitri 2026 Pertamina Sumbagut Pastikan Pasokan Energi Terjaga dan Layanan Optimal
Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar
Ramadan dan Idulfitri 2026, Pertamina Sumbagut-Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi
Hadiah Umroh Pelindo Ramadan Fest 2026 Berangkatkan Dua Orang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker