Jumat, 24 April 2026

Demografi Besar, Tantangan Perbaikan Pengelolaan ASN

Kamis, 06 April 2017 16:00 WIB
Demografi Besar, Tantangan Perbaikan Pengelolaan ASN
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Anggota Komisi II DPR RI Sutriyono menilai tantangan untuk menciptakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang baik dan profesional sesuai dengan kompetensinya adalah pada besarnya jumlah penduduk di Indonesia (demografi). Sehingga, antisipasi serta pengelolaan tata kelola ASN yang tepat harus segera dilakukan sejak dini.
 
“Jadi kami dari FPKS akan terus bekerja mengontrol agar kementerian bisa memenuhi tuntutan aparatur negara yang dibutuhkan,” jelas Sutriyono saat menjadi pemapar dalam Diskusi Publik ‘Mewujudkan Negara sebagai Pelayan Rakyat’ di Ruang Pleno FPKS, DPR RI, Rabu (05/04/2017).
 
Selain karena faktor demografi, kualitas ASN akan lebih baik juga ditentukan oleh penghargaan (reward) berupa kenaikan gaji dan tunjangan (renumerasi). Meskipun demikian, renumerasi antar daerah ini harus dicari formula yang tepat dan adil sehingga tidak menimbulkan kecemburuan antar daerah.
 
“Kami juga minta ada formula yang adil dan tidak menimbulkan kecemburuan antar daerah. Apalagi Pak Menteri Asman juga sampaikan ASN sebagai perekat kesatuan daerah kita,” papar wakil rakyat PKS dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah III ini.
 
Selain Sutriyono, hadir pula Menpan-RB Asman Abnur, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Sofyan Effendi, Mantan Mendikbud Anies Baswedan, serta Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini sebagai pemberi pidato kunci.(rel)

Tags
beritaTerkait
Wagub Sumut Ikuti Rakor Kesiapan Pengangkatan CASN 2024 Dipimpin Mendagri
Presiden Prabowo Luncurkan Mekanisme Baru, Tunjangan Guru ASN Daerah Kini Lebih Cepat dan Transparan
Pj Gubernur Sumut Sebut Efisiensi Anggaran Bagian dari Loyalitas ASN
Kemenkeu Mau Ambil Alih Pembayaran Dana Pensiun ASN
 Asnaedi Jadi Ketum PB Shokaido Periode 2025-2029
Ini Alasan PNS Dilarang Mengajukan Pindah dalam 10 Tahun
komentar
beritaTerbaru
hit tracker