KPPU Kanwil I Terima 21 Laporan Sepanjang 2026, Persekongkolan Tender Mendominasi
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
Beritasumut.com-Ketua Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Wilayah Propinsi Sumatera Utara, Adlinsyah Nasution meminta Pemerintah Daerah di Sumut agar seluruh honor kegiatan dihapus dan digantikan menjadi tambahan penghasilan pegawai (TPP).
Dia berharap hal itu secepatnya dilakukan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap memberikan pendampingan untuk merealisasikannya.
Penegasan itu disampaikan langsung Adlinsyah pada hari kedua rapat Monitoring dan Evaluasi Progres Rencana Aksi Pencegahan korupsi Terintegrasi di Ruang Rapat III, Balaikota Medan, Kamis (26/01/2017).
Adlinsyah optimis semua daerah, khususnya 14 kabupaten/kota, termasuk Kota Medan yang telah menandatangani kesepakatan bersama terkait Rencana Aksi pencegahan Korupsi Terintegrasi beberapa waktu lalu.
“Mudah kok membuatnya (penghapusan honor kegiatan menjadi TPP) kalau mau. Sudah setengah pemerintah daerah di Indonesia menggunakan TPP. Selama ini honor kegiatan nggak jelas siapa yang mendapatkannya, sedangkan TPP sangat jelas. Apalagi pembayaran TPP ini berdasarkan kinerja dan kehadiran,” kata Adlinsyah.
Diakui Adlinsyah masih ada beberapa daerah yang keberatan dengan penghapusan honor kegiatan menjadi TPP. Sebab, ada anomali dari para pejabatnya yang selama ini mendapatkan honor kegiatan yang cukup besar khawatir tidak akan mendapatkan kembali honor sebesar itu menyusul diberlakukannya sistem TPP tersebut.
Meski demikian, tegas Adlinsyah, tidak menghalangi untuk diterapkannya penghapusan honor kegiatan menjadi TPP. “Pemberian TPP ini sangat adil, sebab para pegawai akan mendapatkan sesuai dengan jerih payah kinerjanya. Untuk itulah saya minta agar pemberlakuan TPP ini segera dilakukan. Apalagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah memberlakukannya. Kini kita mendorong Pemko Medan untuk memberlakukan TPP ini,” ungkapnya.
Bagi kabupaten/kota yang masih kesulitan untuk memberlakukan TPP ini, Adlinsyah menegaskan siap untuk memberikan pendampingan. “Mari kita duduk bersama, baik itu Bupati, Walikota, Sekda dan Bagian Hukum. Saya punya contoh daerah yang telah menerapkan TPP, tinggal mencontohnya. Ada satu daerah, cuma seminggu saja pembahasannya sudah bisa menerapkan TPP,” terangnya.
Usai pemberlakuan TPP, lanjut Adlinsyah, daerah yang bersangkutan meneruskannya dengan penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwal), Peraturan Bupati (Perbup) maupun Peraturan Geburnur (Pergub). Dikatakannya, peraturan itu untuk mengatur tata cara pemberian TPP, termasuk pemotongan terkait dengan tidak dipatuhinya peraturan yang diterbitkan tersebut. “Jadi saya rasa tidak sulit untuk melaksanakan TPP tersebut!” tegasnya.
Selain TPP, Adlinsyah dalam rapat monitoring dan evaluasi yang dihadiri Wakil Walikota Medan, Ir Akhyar Nasutuion MSi, Ketua Tim Tindak Lanjut Rencana Aksi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Provinsi Sumut, M Fitriyus, Technical GIZ, M Safri Lubis, Bupati Labuhan Batu, Pangonal Harahap beserta Sekda Ir M Yusuf Siagian, Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc dan Pj Wali Kota Pematang Siantar, Antoni Siahaan juga menyoroti masalah masih dibuatnya penganggaran secara gelondongan.
Adlisnyah menegaskan, penganggaran secara gelondongan itu tidak dibenarkan lagi. Untuk membuat anggaran, semisalnya pembuatan parit harus mencantumkan biayanya secara terperinci dan harus berdasarkan Standar Satuan Harga (SSH), Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK) maupuan Analisa Standar Bahan (ASB).
Pria yang akrab disapa Coki ini mencontohkan penganggaran yang dilakukan Pemko Surabaya. Dijelaskannya, ibukota Jawa Timur itu menggunakan telah menggunakan SSH, HPSK serta ASB, sehingga anggaran yang dicantumkan benar-benar terperinci dan dapat dipertanggungjawabkan. “Mulai saat ini anggaran yang dibuat harus terperinci, tidak ada lagi yang gelondongan,” tegasnya.
Wakil Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi didampingi Kepala Inspektorat Kota Medan, Farid Wajedi sangat berterima kasih atas masukan maupun arahan yang disampaikan tim dari KPK yang dipimpin Adlinsyah dalam upaya pencegahan korupsi terintegrasi. “Pemko Medan berkomitmen penuh untuk mendukung pencegahan korupsi terinteghrasi sekaligus membangun sistem penyelenggaraan pemerintahan daerah yang lebih baik lagi ke depannya,” kata Akhyar.(BS07)
beritasumut.com Dugaan persekongkolan tender menjadi laporan yang paling banyak diterima Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Wil
Ekonomi
beritasumut.com PSMS Medan berhasil membawa pulang kemenangan penting dari markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championsh
Olahraga
beritasumut.com Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Muda usia 9 tahun (U9) dan usia 11 tahun (U11) meraih juara III bersama pada Piala Ngadima
Olahraga
beritasumut.com Personel Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang menangkap dua pengedar sabu di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pant
Peristiwa
beritasumut.com Lagi istirahat di depan rumah tibatiba dipukul adik iparnya, membuat Erwin (41), warga Jalan Irian, Gang Pekong, Lingkunga
Peristiwa
beritasumut.com PSMS Medan mengusung misi mempertahankan momentum positif saat bertandang ke markas Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pe
Olahraga
Kadin Sumut dan Pemprov Sumut memperkuat kolaborasi untuk mendorong investasi, hilirisasi, UMKM naik kelas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ekonomi
beritasumut.com KPPU Kanwil I melakukan kegiatan advokasi terkait Pelatihan Program Kepatuhan Persaingan Usaha Bagi Manajemen Grab Indonesi
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemangku kepentingan strategis di
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menindaklanjuti penanganan kasus kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri anggota
Peristiwa