Sabtu, 26 September 2026

Presiden Akan Bentuk Lembaga Pemantapan Pancasila

Selasa, 20 Desember 2016 07:30 WIB
Presiden Akan Bentuk Lembaga Pemantapan Pancasila
BERITASUMUT.COM/IST
Presiden Joko Widodo pimpin Ratas tentang Pemantapan Pancasila di Istana Negara.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Banyak negara saat ini dihantui aksi terorisme, ekstrimisme, dan radikalisme. Presiden Indonesia Joko Widodo menilai Bangsa Indonesia beruntung karena memiliki Pancasila sebagai pedoman dan referensi dalam menghadapi persoalan bangsa.
 
Presiden meyakini, pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dapat menjadi panduan dalam menghadapi berbagai permasalahan bangsa. "Saya yakin hanya dengan itu, kita akan memiliki pondasi yang kokoh dalam menghadapi setiap permasalahan bangsa yang ada serta bisa dengan percaya diri menyongsong masa depan. Oleh sebab itu kita ingin membuat sebuah lembaga, sebuah unit pemantapan Pancasila," kata Presiden, Senin (19/12/2016).
 
Presiden Joko Widodo hari ini menggelar rapat terbatas tentang Pemantapan Pancasila di Kantor Presiden. Dalam ratas yang dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, dilakukan juga pembahasan tentang bela negara.Lebih lanjut Presiden mengatakan, sebagai dasar negara, sudah sepatutnya Pancasila tidak hanya cukup untuk diketahui dan hanya dijadikan simbol pemersatu bangsa. Presiden menekankan agar Pancasila harus diemplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
"Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa tidak cukup hanya dibaca, diketahui, dihafalkan. Harus betul-betul diwujudkan dalam pola pikir, sikap mental, gaya hidup dan perilaku nyata sehari-hari.Pancasila juga harus menjadi ideologi yang bekerja, yang terlembagakan dalam sistem dan kebijakan baik di bidang ekonomi, politik maupun sosial dan budaya," papar Presiden dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.
 
Turut hadir dalam ratas kali ini antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
 
Ikut hadir juga, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi dan Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. (BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Diskusi di SMK PAB 2 Helvetia, KAHMI Sumut: Pemahaman Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Penting
Gubernur Bobby Nasution Dampingi Wapres Gibran Tinjau Huntap dan Infrastruktur di Tapteng
Guntur Sahputra Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Secara Aklamasi
Pasar Murah Imlek 2026 di Medan, Pemkot Hadir Bantu Warga Jelang Perayaan Tahun Baru Tionghoa
Walikota Medan Harapkan Pemko dan PP Tetap Solid Bangun Medan
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
komentar
beritaTerbaru
hit tracker