Kamis, 21 Mei 2026

Menag Minta Penghulu Jaga Integritas dan Profesionalitas

Selasa, 23 Agustus 2016 21:35 WIB
Menag Minta Penghulu Jaga Integritas dan Profesionalitas
BERITASUMUT.COM/IST
Menag Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan arahan kepada para calon penghulu di Balai Diklat Keagamaan Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pekerjaan seorang penghulu merupakan profesi yang sangat strategis dan mulia di masyarakat, bangsa dan Negara. Penghulu merupakan wajah dari Kementerian Agama.
 
"Untuk itu, Saya ingatkan agar semua penghulu dapat menjaga nilai budaya kerja Kemenag yakni Integritas dan Profesionalitas. Penghulu adalah profesi yang strategis dan mulia," ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat membuka acara Diklat fungsional pembentukan jabatan fungsional penghulu (calon penghulu) seperti dilansir dari laman resmi kemenag.go.id, Selasa (23/08/2016).
 
"Apapun tindakan saudara, prilaku, bahkan fikiran saudara,akan secara langsung merepresentasikan, menjadi wakil esensi Kementerian Agama, untuk itu, jaga integritas.Kita tahu penghulu punya godaan yang luar biasa. Saya tidak perlu mengajari bebek berenang, tidak perlu menggarami lautan. Saudara sudah tahu bagaimana menghadapi godaan itu, kita semua punya hati nurani,logika dan akal sehat, dan Tuhan tiupkan kepada kita semua ruh ilahiyah. Bicara tentang integritas, tanya hati naruni kita, apakah ini itu pantas kita lakukan," papar Menag menambahkan.
 
Penghulu, lanjut Menag, adalah garda terdepan dalam memberikan pelayanan, pembinaan keagamaan yang menjalankan visi, misi dan fungsi Kemenag di tengah masyarakat Indonesia.
 
Sebelumnya, Kabalitbang dan Diklat Abdurrahman Masud menyampaikan, adanya kebutuhan nyata penghulu dalam jumlah besar di masyarakat. Dari data yang ada, ia menyampaikan, saat ini ada 5497 unit KUA, ketersediaan penghulu 4600 orang, kekurangan hampir sekitar 3.900 orang. Akan hal itulah, Kementerian Agama melakukan diklat calon penghulu ini."Seleksi ada dua tahap, administratif dan kompetensi," kata Masud.
 
Jumlah peserta diklat, jelas Abd Masud berjumlah 2.130 peserta, tersebar di 13 balai diklat keagamaan, BDK Aceh 34 orang, BDK Medan 66 orang, BDK Padang 270 orang, BDK Palembang 240, BDK Jakarta 166, BDK Bandung 90 orang, BDK Semarang 100 orang, BDK Surabaya 180 orang, BDK Despar 101 orang, BDK Banjarmasin 300 orang, BDK Makassar 320 orang, BDK Manado 150 orang, BDK Ambon 113 orang.
 
Kepada calon penghulu Masud berpesan, agar tetap di jalan hidayat, jangan bersedih meski sedikit mereka yang lurus, jauhilah jalan korup jahat, jangan pernah tergoda meski banyak yang terjerumus.
 
Selain Kabalitbangdiklat, tampak hadir Dirjen Bimas Islam Machasin, Direktur Urais M Thambrin, Kakanwil Jabar Buchori, sejumlah pejabat eselon II. Menag dalam kesempatan ini juga melakukan dialog dengan peserta Diklat calon penghulu dari sejumlah BDK via teleconference. (BS02).
 

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker