Selasa, 28 Juli 2026

Komisi I DPR RI Minta POM TNI Selidiki Bentrok di Medan Polonia

Selasa, 16 Agustus 2016 12:03 WIB
Komisi I DPR RI Minta POM TNI Selidiki Bentrok di Medan Polonia
beritasumut.com/ist
Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem Prananda Surya Paloh.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem Prananda Surya Paloh meminta kepada semua pihak agar menahan diri dalam bentrok warga Kelurahan Sari Rejo, Medan Polonia dengan TNI Angkatan Udara.

"Pada kasus ini saya minta semua pihak untuk menahan diri dan melalukan evaluasi serta instrospeksi," ujar Prananda, Selasa (16/08/2016).

Bentrok yang telah memakan korban jiwa ini berlatar perebutan lahan antar warga dengan aparat TNI. Prananda menekankan kepada masyarakat agar kasus ini dapat diserahkan pada proses hukum dan juga perjuangan melalui mediasi. Tanpa harus melakukan tindakan fisik.

"Bentrok itu kita sesali, makanya perlu mendapatkan perhatian khusus, dengan penyelidikan POM TNI AU atas kelalaian prajurit yang telah menyalahi aturan dan segera diakukan ke mahkamah militer," tuturnya.

Selain itu, Prananda mengimbau agar diatur kembali tata pengamanan antara TNI dengan Polri dalam menyelenggarakan pengendalian masyarakat di fasilitas militer. Terutama dalam masa proses pengadilan dan pasca, karena dibutuhkan sebuah operasi penertiban yang manusiawi dan tidak boleh membahayakan siapapun. Kecuali jika ada penyerangan bersenjata, disitu dibenarkan TNI dan Polri melakukan pembelaan diri.

"Segara Panglima TNI AU melakukan koordinasi dengan Kapolri. Untuk penyelidikan POM bisa segera dimulai," pungkasnya.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Dua Rumah di Sari Rejo Polonia Hangus Terbakar
Polrestabes Medan Tekankan Prokes kepada Warga Sari Rejo
Polsek Medan Baru Bagi-Bagi Beras untuk Warga Sari Rejo, Sambut Bulan Ramadan
Perwakilan Warga Sari Rejo Sambut Baik Janji BPN Medan
Sengketa Lahan di Sari Rejo, BPN Medan Janji Akan Fasilitasi Warga Bertemu Menteri
Program Sertifikat Tanah Belum Sentuh Lahan Eks HGU PTPN2
komentar
beritaTerbaru
hit tracker