Rabu, 01 Juli 2026

Angkat Kearifan Lokal, 1.500 Peserta dan Tokoh Dunia Hadiri World Culture Forum 2016 di Bali

Rabu, 12 Oktober 2016 12:33 WIB
Angkat Kearifan Lokal, 1.500 Peserta dan Tokoh Dunia Hadiri World Culture Forum 2016 di Bali
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Sekitar 1.500 peserta dan tokoh-tokoh dunia telah memberikan konfirmasi untuk menghadiri Forum Budaya Dunia atau World Culture Forum (WCF), yang digelar di Nusa Dua, Bali, 10 – 14 Oktober ini, dengan mengangkat tema “Culture for an inclusive sustanaible planet”, atau pembangunan yang berkelanjutan melalui kebudayaan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengatakan, forum ini merupakan perhelatan budaya berskala internasional yang diselenggarakan sebagai wujud mengenalkan kebudayaan Indonesia ke kancah dunia.

“Melalu WCF ini diharapkan dapat mengangkat kearifan lokal menuju level global, melalui perangkat teknologi ramah lingkungan yang mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Muhadjir melalui situs Kemdikbud beberapa waktu lalu.

Penyelenggaraan WCF 2016 ini, jelas Mendikbud, akan dihadiri lebih dari 1500 peserta dan tokoh-tokoh dunia, di antaranya menteri-menteri kebudayaan negara sahabat, perwakilan NGO, dan partisipan yang bergerak di bidang kebudayaan.

Selain itu, akan hadir sebagai pembicara dalam simposium, yakni Ridwan Kamil (Walikota Bandung), Aleta Baun (Kepala Desa Mollo, NTT), Celio Turino (Culture Points, Brazil), Jill Cousins (Dirut Europana), Shinsuke Ota (Japan Water Agency), Wayan Windia (Ahli Subak), hingga Desi Anwar (CNN Indonesia).

Mendikbud menjelaskan, WCF dalam pelaksanaannya nanti akan membahas isu-isu strategis, dan rekomendasikan kebijakan untuk pengembangan budaya dunia yang berkelanjutan, khususnya yang berkaitan dengan perdamaian, kemakmuran, pelestarian, dan pengembangan kualitas hidup tingkat tinggi peradaban global.

“Untuk pelaksanaan simposium ini, para pembicara akan membahas beberapa sub tema WCF 2016,” kata Muhadjir seraya menyebutkan, Bali dipilih sebagai lokais penyelenggaraan WCF karena pertimbangan Bali sebagai pusat kegiatan diskusi tentang pembangunan kebudayaan.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Hari Pahlawan, PLN Dorong Guru SMK Jadi Pelopor Konversi Motor Listrik di Kota Medan
Pemprov Sumut Dukung Pengusulan Prof Dr Midian Sirait sebagai Calon Pahlawan Nasional
Ketua F-PKB MPR: Gus Dur Layak Diberikan Gelar Pahlawan Nasional
Menyambut Hari Ibu, Pj Ketua TP PKK Sumut Ziarah ke TMP Bukit Barisan
Pemko Binjai Gelar Upacara dan Ziarah Nasional Peringatan Hari Pahlawan
Upacara Tabur Bunga di Perairan Belawan Berlangsung Khidmat
komentar
beritaTerbaru
hit tracker