Senin, 25 Mei 2026

Dinas Kebersihan dan Pertamanan Medan Beri Penyuluhan Kebersihan Kepada Pelaku Usaha

Rabu, 30 November 2022 14:00 WIB
Dinas Kebersihan dan Pertamanan Medan Beri Penyuluhan Kebersihan Kepada Pelaku Usaha
beritasumut.com/BS07
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com - Pemko Medan melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan melakukan Penyuluhan Kebersihan kepada Pelaku Usaha, di Hotel Swiss Belinn, Gajah Mada Medan, Selasa (29/11/2022). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat usaha.

"Lingkungan tempat kita berkumpul untuk melangsungkan kehidupan. Sudah sepantasnya kita menjaga kelestarian lingkungan tempat tinggal dan usaha kita," ungkap Kadis Kebersihan dan Pertamanan, Drs Syarifuddin Irsan Dongoran MSi, saat membuka kegiatan tersebut.

Untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman di sekitar tempat usaha, sebut Dongoran, perlu meningkatkan kesadaran pelaku usaha untuk menjaga kebersihan di sekitar tempat usahanya.

Dongoran mengatakan, pelaku usaha seyogianya melakukan pengelolaan sampah di sekitar tempat usahanya.

"Pengelolaan sampah ini merupakan kegiatan yang sistematis, menyeluruh, dan berkesinambungan yang meliputi pengurangan dan penanganan sampah," ungkapnya.

Dalam penyuluhan itu, penyelenggara menghadirkan pelaku usaha yang telah melakukan pengolahan sampah, yakni Renny Wulan Sari, S.K.M., M.Si. Pengusaha donat ini mengatakan menjalankan prinsip 3R dalam pengolahan sampah.

[br] Dia menjelaskan, 3R itu adalah Reduce (mengurangi sampah), Reuse (menggunakan kembali), dan Recyle (daur ulang).Penerapan Reduce dalam pengolahan sampah, terangnya, menggunakan box yang dapat dipakai ulang serta memakai kawat/besi untuk meniris donat yang sudah selesai.

Prinsip Reuse, lanjutnya, diterapkan dengan menggunakan keranjang serba guna untuk hampers yang dapat dipakai untuk pembeli. Sedangkan prinsip Recyle diterapkannya dengan mengolah sisa putih telur menjadi makanan dan mengembalikan cangkang telur kepada penjual.

Penyuluhan ini berlangsung dalam suasana yang dialogis. Pelaku usaha tampak antusias mengikuti penyuluhan ini. Sesi tanya jawab dan diskusi dimanfaatkan oleh peserta untuk menyampaikan pertanyaan maupun pemikirannya.(BS07)


Editor
: Herman
Tags
beritaTerkait
Astindo Travel Fair 2025 Digelar di Medan, Wadah Strategis Bagi Pelaku Usaha Pariwisata
Optimalkan Retribusi Kebersihan, Sekda Instruksikan Camat Lebih Peduli Melakukan Pengawasan
BEDUKK 2025, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Komunitas Nelayan dan Pelaku Usaha Mikro di Sibolga
Pemko Medan Beri Pemahaman dan Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual bagi Pelaku Usaha
Tingkatkan PAD di Sektor Retribusi Pelayanan Kebersihan, Pemko Medan Akan Bentuk Tim dan Pendataan yang Terintegrasi
CFD di Medan Bawa Keberkahan bagi Pelaku Usaha, Omset Bisa Capai Jutaan Rupiah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker