Minggu, 20 September 2026

SPPKL TBK Bakamla RI Berhasil Evakuasi Nelayan Hilang di Perairan Kundur Barat

Jumat, 11 Februari 2022 21:00 WIB
SPPKL TBK Bakamla RI Berhasil Evakuasi Nelayan Hilang di Perairan Kundur Barat
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com - Personel SPKKL Tanjung Balai Karimun (TBK) yang tergabung dalam tim SAR gabungan berhasil evakuasi seorang nelayan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang selama 4 hari di perairan Kundur Barat, Tanjung Balai Karimun, kemarin.

Nelayan berinsial JS dilaporkan hilang setelah hari Senin (07/02/2022) pukul 08.00 WIB pergi menjaring ikan di perairan Desa Lubuk. Setelah itu, sekitar pukul 17.00 WIB nelayan lain menjumpai Sampan korban namun nelayan JS tidak ada didalam Sampan tersebut. Sempat warga Desa Lubuk mencari korban disekitar ditemukan Sampan korban tapi tidak diketemukan.

Pihak keluarga kemudian melaporkan atas kejadian tersebut kepada Basarnas Karimun guna proses pencarian dan evakuasi. Menyikapi laporan yang diterima, Basarnas Karimun juga meneruskan kepada SPKKL TBK, Polair TBK, Babinsa Kundur dan Tagana Kabupaten Karimun sebagai tim SAR gabungan. Proses pencarian dilakukan tim SAR gabungan dari Selasa (08/02/2022) hingga Kamis (10/02/2022) dengan menyisir perairan Desa Lubuk dimana korban menjaring ikan namun belum ditemukan.

Baca Juga:

Baca Juga : Langgar Aturan di Belawan, KII Ditangkap Belut Laut-406

Di tempat berbeda, seorang nelayan yang sedang mempersiapkan jaring ikan di pantai Mukarimus melihat sesuatu mengambang. Guna memastikan, nelayan tersebut mendekati dan benar bahwa itu adalah mayat manusia berjenis kelamin laki-laki. Atas temuan itu, nelayan tersebut kemudian melaporkan kepada tim SAR gabungan guna evakuasi.

Baca Juga:

Tak menunggu lama Tim SAR gabungan langsung meluncur ke perairan Kundur Barat untuk melaksanakan evakuasi. Atas dasar ciri-ciri yang diterima tim SAR gabungan, korban yang ditemukan benar atas nama JS yang hilang saat menjaring ikan. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak keluarga dan operasi SAR dinyatakan selesai. (Rel)

Editor
:
Tags
beritaTerkait
BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara
Bakamla RI Jemput 3 ABK Yang Ditangkap Malaysia
BEDUKK 2025, Pertamina Perkuat Sinergi dengan Komunitas Nelayan dan Pelaku Usaha Mikro di Sibolga
Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu
Bakamla RI Respons Cepat Evakuasi Kapal Tugboat TB Magnolia di Perairan Salira
Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali
komentar
beritaTerbaru
hit tracker