KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Beritasumut.com - Puluhan warga Lingkungan 1, Kelurahan Pulo Brayan Kota, kembali Geruduk Kantor Camat Medan Barat di Jalan Budi Pembangunan Medan, Kamis (21/10/2021). Puluhan warga yang menggeruduk kantor Camat Medan Barat tersebut ternyata malah dihadang oleh keluarga Kepling I, atas nama Ferdy Marbun dengan mengucapakan kata-kata kotor dihadapan warga Lingkungan 1 sendiri.
Ferdy selaku Kepling 1 dan dibantu Orangtuanya (mantan Kepling 1) dan keluarganya lainnya menolak kehadiran warga Lingkungan 1 di kantor Camat Medan Barat. Apalagi penghadangan yang dilakukan oleh Kepling 1 nyaris bentrok sesama warganya sendiri. Karena itu, sikap tidak melayani warga sendirinya dipertontonkan. Sehingga wajar warga Lingkungan 1 menolak kehadiran Ferdy Marbun tersebut.
"Kami datang ke kantor Camat Medan Barat ini dengan hati yang dingin dan damai. Namun Kepling 1 Ferdy Marbun dan Orangtuanya malahan mengajak ribut di Jalan Budi Pembangunan tersebut," ucap Senti Situngkir (65) kepada wartawan di Jalan Budi Pembangunan Medan, Kamis (21/10/2021).
Baca Juga:
Baca Juga : Geruduk Kantor Lurah Pulo Brayan Kota, Warga Minta Kepling 1 Dicopot
Dia bersama puluhan warga lainnya sudah jelas menolak kehadiran Kepling 1 yang tidak becus kinerjanya "Adapun persoalan warga dan lainnya tidak paham sama sekali. Jadi Kepling 1 telah merusak suasana aman dan kondusif di Lingkungan 1, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat ini," ujarnya.
Baca Juga:
[br] Tak hanya itu, warga yang berdemo menilai sikap Kepling I juga sangat arogan dan tidak disenangi oleh warganya sendiri. " Adanya pengangkatan Kepling I Atas Ferdy Marbun harus ditolak dan diganti dengan sosok yang berkualitas dan mau melayani warga dengan sepenuh hati," sambung Senti.
Sehubungan dengan itu, warga mengaku aksi unjuk rasa akan tetap dilakukan sampai Kepling 1 Ferdy Marbun itu lengser. "Sampai kapanpun warga Lingkungan 1 tetap menolak Ferdy Marbun," tambahnya.
Masih di tempat yang sama, warga lainnya bernama Jan Jan (59) yang ikut aksi unjuk rasa dan diserang oleh keluarga Kepling 1 mengaku kecewa melihat tidak simpatiknya keberadaaan Kepling 1. "Wajar saja warga Lingkungan 1 menolak Ferdy yang belum berpengalaman dalam memberikan pelayanan yang baik kepada warganya sendiri," tuturnya.
Baca Juga : Kepling Harus Lakukan Pendataan Warga
Sementara itu, Ferdy Marbun sendiri mengaku dirinya tetap menjalankan tugasnya melayani warga yang ada di Lingkungan 1. "Yang menolak kehadiran saya itu yang tidak senang dengan kiprah saya sebagai Kepling 1," tandasnya. (BS04)
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa