Kamis, 28 Mei 2026

Terkait Pakaian Dinas Khas Daerah, Yayasan Sultan Mamoen Al Rasyid Dukung Kebijakan Bobby Nasution

Selasa, 28 September 2021 22:15 WIB
Terkait Pakaian Dinas Khas Daerah, Yayasan Sultan Mamoen Al Rasyid Dukung Kebijakan Bobby Nasution
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Yayasan Sultan Mamoen Al Rasyid menyampaikan dukungan atas keputusan Wali Kota Medan Bobby Nasution yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan Pemko Medan menggunakan pakaian dan atribut khas daerah setiap Jumat.

Dukungan ini disampaikan saat pengurus Yayasan Sultan Mamoen Al Rasyid, antara lain Tengku Mamoon Al Rasjid dan Ir T Reizan beraudiensi pada Wali Kota Medan Bobby Nasution, Selasa (28/09/2021) di kantor wali kota.

Mereka juga menyampaikan dukungan terhadap Bobby Nasution untuk mewujudkan Kota Medan yang berkah, maju dan kondusif.“Kami mendukung penuh seluruh program Pak Wali, termasuk soal kebijakan mewajibkan pemakaian baju adat setiap hari Jumat,” kata Rasjid.

Baca Juga : Harapkan 'Naik Kelas', Pemko Medan Bina UMKM Terapkan Sistem Digitalisasi

Dalam kesempatan itu, Bobby mengucapkan terima kasih atas dukungan Yayasan Sultan Mamoen Al Rasyid. Dikatakan Bobby Nasution, program-program yang ada bertujuan untuk memajukan Kota Medan termasuk sektor kebudayaan. Apalagi, terang Bobby Nasution, kebudayaan menjadi sebuah kekuatan bagi daerah.

“Salah satu program yang kita jalankan adalah melalui kewajiban pemakaian baju adat. Intinya, kebudayaan harus kita mulai dari diri sendiri. Bahkan, kebudayaan juga harus bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara sosial maupun dalam peningkatan ekonomi,” ucap Bobby Nasution dalam pertemuan yang juga dihadiri Kadis Kebudayaan Medan, OK Zulfi.

Bobby menyebutkan, sebagai bentuk rasa bangga dan hormatnya terhadap suku Melayu, dirinya bahkan menggunakan baju adat Melayu di hari pertama pemberlakuan kebijakan pemakaian baju adat tersebut. “Karena, kita menyadari bahwa Kota Medan tidak bisa lepas dari suku Melayu. Namun, yang harus kita sadari kita juga hidup berdampingan dengan suku-suku lainnya," pungkasnya.(BS09)

Baca Juga:
Editor
:
Tags
beritaTerkait
Kadin Sumut Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pemulihan Pascabencana
Sejarah, Pemanasan Piala Dunia U-17 Digelar di Sumut, Bobby Nasution: Pembuktian Sumut Bisa Gelar Laga Internasional
Wagub Sumut Ikuti Rakor Kesiapan Pengangkatan CASN 2024 Dipimpin Mendagri
Presiden Prabowo Luncurkan Mekanisme Baru, Tunjangan Guru ASN Daerah Kini Lebih Cepat dan Transparan
Kunjungan Pertama Sebagai Gubernur, Bobby Nasution Serap Aspirasi Warga Samosir
Forkopimda Sumut Kompak hadiri Paripurna Mendengarkan Pidato Sambutan Gubernur
komentar
beritaTerbaru
hit tracker