Rabu, 27 Mei 2026

Razia Prokes, Polsek Medan Timur Sanksi 16 Warga Bacakan Teks Pancasila

Senin, 15 Februari 2021 19:00 WIB
Razia Prokes, Polsek Medan Timur Sanksi 16 Warga Bacakan Teks Pancasila
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Polsek Medan Timur semakin gencar melakukan Operasi Yustisi. Kali ini memberikan sanksi sosial kepada 16 orang yang melanggar protokol kesehatan (prokes). Sehingga 16 warga yang mendapatkan sanksi sosial itu diminta membacakan teks Pancasila.

"Masih ada yang tidak disiplin prokes, sehingga warga itu mendapatkan hukuman membaca teks Pancasila," ucap Kapolsek Medan Timur Kompol Muhammad Arifin kepada wartawan, Senin (15/02/2021).

Kegiatan Operasi Yustisi dilaksanakan di Jalan Purwo, Jalan Perintis Simpang Tirto, dan Jalan Perintis Simpang Purwo. Karena itu, kepada warga yang ada di wilayah hukum Polsek Medan tetap disiplin prokes. Karena semua lapisan masyarakat belum aman terpapar oleh wabah virus corona tersebut.

Baca Juga:

Untuk itu, sambungnya, warga terus menggunakan masker di luar rumah, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun dan selalu berdoa. "Dengan disiplin prokes, warga berperan aktif memutuskan mata rantai penyebaran virus corona di Kota Medan," jelas mantan Kapolsek Medan Area ini.

Operasi Yustisi juga berdasarkan Undang-undang No.2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Surat Perintah Kapolrestabes Medan Nomor: Sprint/3369/IX/OPS.2/2020 tanggal 14 September 2020 perihal pelaksaanaan kegiatan Operasi Yustisi di wilayah hukum Polrestabes Medan. (BS04)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Polisi Militer TNI Akan Menggelar Operasi Gaktib dan Yustisi Sepanjang Tahun 2024
Singapura-Malaysia Laporkan Peningkatan Covid-19, Dinkes Sumut Ajak Kembali Jaga Prokes
Pandemi Belum Dicabut, Masyarakat Sudah Acuh
Meski PPKM Dicabut, Dinas Kesehatan Imbau Tetap Jalankan Prokes
Kapolrestabes Medan Bagi  Masker Gratis ke Pengguna Jalan
Pemerintah Lanjutkan PPKM, Seluruh Daerah Berstatus Level 1
komentar
beritaTerbaru
hit tracker