Menelusuri Sumur Tua, Mencari Minyak yang Tersisa
beritasumut.com Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta.
Sosok
Beritasumut.com-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan terus berupaya menjaga dan melestarikan semua situs sejarah, serta kebudayaan yang ada di Sumut. Termasuk warisan kebudayaan Kesultanan Deli.
Hal ini disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat menerima kunjungan Sultan Deli XIV Seripaduka Baginda Tuanku Sultan Mahmud Aria Lamantjiji Perkasa Alam Shah (Tuanku Aji) di Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (29/12/2020). Kunjungan ini merupakan silaturahmi Tuanku Aji yang sudah sebulan di Kota Medan.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Edy Rahmayadi bersama Tuanku Aji juga berdiskusi tentang sosial dan budaya Melayu di Sumut. Edy Rahmayadi siap membantu mengembalikan dan melestarikan Kebudayaan Kesultanan Deli, bila ada titah dari Tuanku Aji.
“Saya (Pemprov Sumut) siap membantu untuk terus menjaga dan mengembalikan serta melestarikan kebudayaan Melayu Deli ini, bila Tuanku Aji ada mengeluarkan titah, agar seluruh warisan budaya untuk diambil dan dikembalikan lagi ke Kesultanan,†ucap Edy Rahmayadi, didampingi Asisten Administrasi Umum dan Aset Pemprov Sumut M Fitriyus.
Titah ini, menurut Edy Rahmayadi, hanya upaya untuk menghindari terjadinya kesalahfahaman pada masyarakat, bahwa ada kepentingan nantinya dalam upaya pengembalian seluruh peninggalan sejarah dan sebagainya di Kesultanan Deli.
Edy pun meminta pada Tuanku Aji terlebih dahulu untuk mengumpulkan seluruh Sultan yang ada di Sumut untuk membicarakan hal ini, agar ditemukan kata mufakat. “Saya pastikan, saya saat ini sebagai Gubernur tidak ada kepentingan politik dalam menjaga kelestarian budaya ini. Saat ini saya berbicara sosial dan budaya. Saya tidak mau dengan ucapan yang sekarang ini ‘Melayu Tinggal Nama’. Makanya kita lestarikan budaya Melayu, agar Sumut memiliki warna,†katanya.
Sementara itu, Sultan Deli XIV Tuanku Aji dalam pertemuan itu mengatakan sangat berharap Pemprov Sumut dapat membantu untuk mengembalikan peninggalan sejarah, serta menjaga kelestarian kebudayaan Melayu Deli. “Saya berterima kasih bila Bapak Gubernur dapat membantu kita untuk mengembalikan peninggalan sejarah yang ada dulunya, serta membantu melestarikan budaya Melayu Deli saat ini,†katanya.
Menurut Tuanku Aji, nantinya usai ia menyelesaikan pendidikan, akan kembali ke Kota Medan dan berupaya akan mengabdi dan membantu pembangunan di Sumut. Usai berdiskusi, Edy Rahmayadi pun menjamu Sultan Deli XIV makan bersama dan diakhiri memberikan cendera mata.(BS03)
beritasumut.com Pagi belum tentu menjadi tanda dimulainya pekerjaan bagi Rawinder Singh asal Medan dan Aditya Prabhaswara asal Yogyakarta.
Sosok
beritasumut.com Personel Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Deli Serdang hanya butuh waktu tiga jam untu
Peristiwa
beritasumut.com Seorang pria berinisial RPP (32) ditangkap Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polresta Deli Serdang karena diduga terlibat per
Peristiwa
beritasumut.com Personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Belawan mengamankan seorang pelaku Pencurian dengan Kekerasa
Peristiwa
beritasumut.com Pengadaan 15 ribu potong (helai) jilbab dengan nilai anggaran Rp525 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanj
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) menyambut baik dan positif langkah strategis Pemerintah Provinsi Suma
Ekonomi
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri Sumatera Utara (Kadin Sumut) memaparkan peluang kemitraan perdagangan dua arah dengan Negara Bagia
Ekonomi
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan perguruan tinggi melalui program d
Ekonomi
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Medan melihat pertumbuhan sektor Pengadaan Listrik dan Gas yang mencapai 10,81 perse
Ekonomi
beritasumut.com Mantan narapidana (napi) kasus narkoba kembali ditangkap karena membongkar rumah toko (ruko) yang ditinggal penghuninya di
Peristiwa