Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Jelang kepulangan jemaah haji Embarkasi Medan ke tanah air, sebanyak 11 jemaah haji wafat di tanah suci.Hal tersebut disampaikan Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara Drs H T Darmansah MA, Senin (27/08/2018).
Dilansir dari laman sumut.kemenag, Darmansah mengatakan, berdasarkan rekapitulasi jemaah haji yang wafat berasal dari Asahan 1 orang, Tebing Tinggi 1 orang, Mandailing Natal 1 orang, Medan 3 orang, Langkat 1 orang, Simalungun 1 orang Labuhanbatu Utara 1 orang dan Padanglawas 2 orang."Untuk ahli waris jemaah haji yang wafat akan mendapatkan santunan dari PT Asuransi Takaful Keluarga yang menjadi penyelenggara asuransi haji pada musim haji 2018, setelah menjadi pemenang dalam lelang pengadaan jasa asuransi jiwa dan kecelakaan jemaah haji tahun 1439 H/2018 M tahun anggaran 2018," ungkapnya.
Darmansah menjelakasn, dengan kontribusi (premi) sebesar Rp 49 ribu setiap jemaah haji, maka manfaat yang diperoleh yakni santunan sebesar Rp 18,5 juta bila jemaah haji meninggal karena sakit dan Rp 37 juta bila jemaah haji meninggal karena kecelakaan.“Adapun risiko cacat tetap karena kecelakaan mendapatkan santunan sebesar persentase tertentu sesuai dengan kriteria cacatnya,” jelasnya.
Sementara itu, secara keseluruhan jemaah haji asal Indonesia hingga Senin (27/08/2018) yang wafat mencapai 184 jemaah.Jemaah yang wafat tersebut terdiri dari 175 jemaah yang merupakan jemaah haji reguler dan 9 jemaah haji khusus.
Sedangkan untuk tahap fase kepulangan jemaah haji diawali dengan pelepasan 455 jemaah Debarkasi Palembang yang berasal dari kloter PLM-001.Mereka dilepas oleh Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar Ali, dan Inspektur Jenderal Kemenag Nur Kholis Setiawan.
Hari pertama kepulangan jemaah diikuti 15 kloter atau 6.026 jemaah. Untuk PLM-001 akan diterbangkan Senin (27/08/2018) pukul 08.15 WAS dan dijadwakan tiba di Tanah Air pukul 21.55 Wib, disusul Kloter 1 Debarkasi Surabaya pada pukul 09.45 WAS yang membawa 450 jamaah.Selanjutnya, menyusul penerbangan Kloter 1 Debarkasi Jakarta-Bekasi pada 10.05 WAS dan Kloter 1 Debarkasi Padang pada pukul 11.20 WAS. Hari perdana kepulangan gelombang pertama ditutup Kloter 13 Debarkasi Solo yang terbang dari Jeddah pukul 22.05 WAS.Seluruh jemaah kloter gelombang pertama akan diterbangkan kembali ke Tanah Air melalui Bandara King Abdulaziz Jeddah.
Berikut nama-nama jemaah haji Embarkasi Medan yang wafat di tanah suci :
1. Katio Abdul Majid Simanjuntak Bin Abdul Majid Simanjuntak Kloter 02/MES manifes 234 usia 59 tahun beralamat di Dusun II Alang Bonbon Aek Kuasan Asahan, wafat tanggal 25 Juli 2018 pukul 14.15 WAS di RS Arab saudi sebab wafat Cardiovascular Diseases
2. Bainah Banua Siregar Binti Banua Siregar Kloter 08/MES manifes 033 usia 72 tahun beralamat di Jl.Bukit Suling Lk. IV Rantau Laban Rambutan Tebing Tinggi, wafat tanggal 5 Agustus 2018 pukul 10.20 WAS di KKHI Makkah sebab wafat Respiratory Diseases
3. Paisah Junaiddin Rangkuti Binti Jainuddin Rangkuti Kloter 03/MES manifes 042 usia 60 tahun beralamat di Panyabungan Jae Mandailing Natal, wafat tanggal 6 Agustus 2018 pukul 14.03 WAS di RS Arab Saudi sebab wafat Respiratory Diseases
4. Yurni Jafar Abdullah Binti Jafar Kloter 12/MES manifes 272 usia 68 tahun beralamat di Jl. Gurilla Gg. Mestika No.02 Medan Perjuangan, wafat tanggal 9 Agustus 2018 pukul 09.00 WAS di Pemondokan sebab wafat Cardiovascular Diseases
5. Manyuzar Young Mansyur Bin H. Mansyur Budiman Kloter 10/MES manifes 213 usia 69 tahun beralamat di Jl.Marelan IV Pasar III Timur Rengas Pulau Medan Marelan, wafat tanggal 12 Agustus 2018 pukul 02.00 WAS di RS Arab Saudi sebab wafat Respiratory Diseases.
6. Raja Samingan Abdullah Bin H. Samingan Kloter 01/MES manifes 388 usia 77 tahun beralamat di Dusun 03 Suka Makmur, Telaga Said, Babalan Kabupaten Langkat, wafat tanggal 19 Agustus 2018 pukul 22.05 WAS di Rumah Sakit Arab Saudi sebab wafat Cardiovascular Diseases.
7. Suyatno Sadi Abdullah Bin Sadi Kloter 09/MES manifes 121 usia 77 tahun beralamat di Huta I Talun Rejo, Talun Meder Pematang Bandar Simalungun, wafat tanggal 15 Agustus 2018 pukul 01.45 WAS di pemondokan sebab wafat Digestive Diseases
8. Rahmawati Muhammad Ibrahim Kloter 07/MES manifes 178 usia 47 tahun beralamat di Jl.G. Subroto Gg.Kelapa No.7 Sei Putih Barat Medan Petisah, wafat tanggal 24 Agustsu 2018 pukul 04.00 WAS di Rumah Sakit Arab Saudi sebab wafat Respiratory Diseases
9. Nurmah Makjin Koling Binti Makjin Kloter 16/MES manifes 330 usia 53 tahun beralamat di Teluk Pulai Dalam Kualuh Hulu Labuhanbatu Utara, wafat tanggal 25 Agustus 2018 pukul 11.13 WAS di Rumah Sakit Arab Saudi sebab wafat Cardiovascular Diseases
10. Moncot Jamanis Hasibuan Binti Jamanis Kloter 21/MES manifes 257 usia 78 tahun beralamat di Aek Lancat Ulu Barumun Padanglawas, wafat tanggal 24 Agustus 2018 pukul 11.35 WAS di pemondokan sebab wafat Respiratory Diseases
11. Masdewen Marzuki Hasibuan Binti Marzuki Hasibuan Kloter 21/MES manifes 177 usia 65 tahun beralamat di Aek Lancat Barumun Ulu Padanglawas, wafat tanggal 25 Agustus 2018 pukul 15.00 WAS di Rumah Sakit Arab Saudi sebab wafat Respiratory Diseases.(BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar