Rabu, 06 Mei 2026

Bunuh Adik Ipar, Kompol Fahrizal Akan Dirawat di RSJ Selama 2 Minggu

Rabu, 18 April 2018 20:45 WIB
Bunuh Adik Ipar, Kompol Fahrizal Akan Dirawat di RSJ Selama 2 Minggu
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal dipastikan bakal menjalani perawatan yang intensif selama 2 minggu di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem, Jalan Tali Air, Medan Tuntungan.
 
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, dalam perawatannya tersebut, Kompol Fahrizal nantinya juga akan menjalani serangkaian observasi yang ditangani secara khusus oleh Dokter Kejiwaan. "Dia (Kompol Fahrizal) selama dua minggu dirawat di RSJ. Di sana dia akan di observasi mengenai kondisi kejiwaannya," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (18/04/2018).
 
Sementara itu, Direktur RSJ Prof Dr M Ildrem Pemprovsu, dr Chandra Syafei SpoG yang dikonfirmasi membenarkan jika pihaknya saat ini telah menerima pasien atas nama Fahrizal, yang dibantarkan dari Polda Sumut. "Oh iya ada. Pasien itu dari RS brimob Polda," imbuhnya.
 
Namun Chandra mengakui, jika dirinya tidak mengetahui secara pasti apa alasan polisi untuk mengirim Fahrizal RSJ yang dipimpinnya.  Hanya saja katanya, untuk mengetahui kondisi kejiwaannya, Kompol Fahrizal akan ditangani oleh tim persatuan Dokter Jiwa. "Kita nggak tahu, karena menurut informasi, pasien (Kompol Fahrizal) ini mau ditangani tim persatuan dokter jiwa. Tapi sebenarnya di Polda juga ada dokter jiwanya. Namun mungkin dikirim karena penting. Jadi kita terima saja, karena setiap pasien yang datang siapapun  dia akan kita terima," terangnya.
 
Saat ini lanjut Chandra, pihaknya belum mengetahui pasti kondisi kejiwaan yang dialami mantan Kasat Reskrim Polresta Medan ini. Sebab katanya, Kompol Fahrizal baru masuk ke RSJ, pada Senin (15/04/2018) lalu. "Belumlah baru masuk itu, baru ditangani tim belum ada laporan sama kita. Nanti kalau sudah lengkap diagnosanya apa, baru kita tahu kondisi kejiwaannya bagaimana," jelasnya.
 
Selain itu, Chandra menambahkan, penanganan Kompol Fahrizal akan ditangani secara tim. Mengingat kasus yang dialaminya, butuh  penanganan yang lebih khusus. "Semua yang menangani pasien kan kita yang tangani, cuma memang ada juga satu-satu yang perlu penanganan tim. Mungkin karena terlalu banyak terekspos ke publik jadi perlu penanganan tim," katanya.
 
Di rumah sakit, tutur Chandra, Kompol Fahrizal dirawat terpisah dengan pasien kejiwaannya lainnya. Kompol Fahrizal juga dirawat di kamar kelas satu. "Dia dirawat sendiri di kamar kelas satu," pungkasnya.
 
Sebagaimana diketahui, hingga saat ini, penyidik Ditreskrimum Polda Sumatera Utara (Sumut) belum juga bisa mengungkap motif dibalik  Wakapolres Lombok Tengah, Kompol Fahrizal (41) sampai menembak adik iparnya, Jumingan (33) hingga tewas. 
 
Direktur Reserse Kriminal (Dirreskrimum) Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian mengatakan, hal itu dikarenakan kondisi kejiwaannya yang  kini masih juga labil. Karenanya, Andi Rian mengatakan, guna mendapatkan observasi kejiwaan yang lebih intens dari para ahli, Kompol Fahrizal pun kini sudah dibantarkan ke RS Jiwa Medan. "Sampai saat ini belum bisa digali motifnya. Karena kondisi kejiwaan Fahrizal yang masih labil," katanya kepada wartawan, Selasa (17/04/2018) kemarin. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Halal Bihalal Polda Sumut Pererat Hubungan Antar Personel
Serah Terima Jabatan PJU dan Kapolres Jajaran Polda Sumut : Wajah Baru, Semangat Baru untuk Pengabdian Terbaik
Polda Sumut Tangkap 164 Tersangka Narkoba dalam Sepekan
Sepuluh Pejabat Utama Polda Sumut dan 13 Kapolres Dimutasi
Wakapolda Sumut dan Kapolrestabes Medan Safari Ramadan di Menteng, Beri Santunan Anak Yatim
Operasi Keselamatan Toba 2025 Resmi Berakhir, Polda Sumut Temukan Ribuan Pelanggaran Lalulintas
komentar
beritaTerbaru
hit tracker