Jumat, 05 Juni 2026

Usai Banjir Bandang di Akhir Tahun 2016 Lalu, Sungai Hutagurgur di Tapteng Kembali di Normalisasi

Minggu, 25 Februari 2018 11:15 WIB
Usai Banjir Bandang di Akhir Tahun 2016 Lalu, Sungai Hutagurgur di Tapteng Kembali di Normalisasi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Akhir tahun 2016, terjadi bencana banjir bandang di Desa Hutagurgur. Pohon besar yang bernama Hariara tumbang dan melintang di tengah-tengah sungai sehingga arus sungai tidak lagi mengalir di sungai induk menuju Desa Anggoli dan Kelurahan Sibabangun namun mengalir deras menuju anak sungai ke Desa Hutagurgur dan memporak-porandakan delapan unit rumah penduduk pada saat itu. 
 
Akibat banjir tersebut, aliran sungai berpindah ke Desa Hutagurgur dan mengakibatkan kurangnya debit air ke Desa Simanosor, Desa Anggoli dan Kelurahan Sibabangun. Padahal, sungai itu adalah satu-satunya sumber irigasi sawah di daerah itu. Hal itu disampaikan oleh Camat Sibabangun Kadirun Hasibuan pada saat Normalisasi Sungai Hutagurgur, Kamis (22/02/2018).
 
Pelaksanaan normalisasi dengan menggunakan alat berat bantuan PT SAGO, sebagai tindak lanjut musyawarah para tokoh masyarakat Sibabangun, Simanosor, dan Hutagurgur serta Pemerintah Kecamatan Sibabangun. "Melalui rapat itu, dimohon pihak PT. SAGO yang ada di Kecamatan Sibabangun dapat memberikan bantuan alat berat untuk mengembalikan ekosistem yang telah rusak akibat banjir," ungkapnya dilansir dari laman tapteng.go.id, Minggu (25/02/2018)
 
Selanjutnya, Camat Sibabangun berharap melalui normalisasi sungai itu, pasokan air untuk irigasi semakin membaik dan hasil panen padi sawah masyarakat semakin meningkat.
 
“Penduduk desa dan kelurahan di Kecamatan Sibabangun sebahagian besar bekerja sebagai petani pekebun, khususnya komoditi karet, dan petani sawah. Melalui normalisasi sungai itu, kita berharap hasil panen sawah para petani ke depan semakin meningkat di daerah ini,” pungkasnya.(BS02)
 

Tags
beritaTerkait
Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
Ratusan Petugas Dikerahkan, PLN Sumut Perkuat Siaga Kelistrikan Akibat Cuaca Ekstrem
Empat Kabupaten di Sumut Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan, 8 Orang Meninggal
Gempa Tektonik Magnitudo 3,1 Guncang Tapanuli Tengah
Tinjau Banjir Bandang Padangsidimpuan, Gubernur Sumut Bantu Perbaikan dan Penanganan Pascabanjir
komentar
beritaTerbaru
hit tracker