Sabtu, 11 Juli 2026

Tertimpa Batu Raksasa Saat Melintas di Merek, Mobil L-300 Hancur, Manihuruk Tewas

Minggu, 19 November 2017 09:30 WIB
Tertimpa Batu Raksasa Saat Melintas di Merek, Mobil L-300 Hancur, Manihuruk Tewas
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Peristiwa tragis menimpa Ricky Manihuruk, warga Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi di kawasan Pintu Angin, lintasan hutan Lae Pondom, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Jumat (17/11/2017) sore kemarin. Manihuruk tewas usai tertimpa longsoran batu raksasa di dalam mobil pick up jenis Mitsubishi L-300 saat melintas di lokasi.
 
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari sejumlah warga di lokasi kejadian menyebutkan, korban saat itu berangkat dari tempat tinggalnya hendak menuju RS Efarina Etaham Berastagi guna menjenguk keluarganya yang sakit dan akan dirujuk ke Medan.
 
Singkat cerita, saat itu korban melintas di lokasi kejadian yang berada di lokasi proyek pelebaran jalan yang selama ini dinilai rawan kecelakaan. Naas, saat melintas, sebuah batu berukuran besar tiba-tiba terjatuh dari atas tebing dan menimpa korban bersama mobil yang dikendarainya.
 
Para pekerja proyek dan petugas kepolisian yang berjaga di lokasi pelebaran jalan tersebut lantas melakukan evakuasi terhadap korban yang terjepit di dalam mobilnya. Satu unit alat berat terpaksa dikerahkan guna mengevakuasi batu besar yang menimpa seluruh bagian mobil.
 
Usai dievakuasi, korban selanjutnya dibawa ke RSU Kabanjahe. Berdasarkan amatan di kamar jenazah RSU Kabanjahe, pada bagian dada, perut dan sekujur tubuh korban terlihat luka memar dan adanya pembengkakan. Pihak keluarga korban satu persatu berdatangan untuk melihat kondisi korban.
 
Untuk diketahui, akses transportasi jurusan Sidikalang–Medan yang merupakan akses jalan negara beberapa waktu belakangan dilakukan pelebaran jalan. Petugas kepolisian menyarankan pengguna jalan beralih ke jalur alternatif dari Desa Silalahi–Paropo–Tongging.Di samping itu, guyuran hujan selama sepekan belakangan menyebabkan material bebatuan kerap longsor dari tebing hingga menutup permukaan jalan tersebut. Di kawasan ini, terdapat 15 titik lokasi yang rawan longsor. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Angka Lakalantas Turun 68 Persen, Polda Sumut Maksimalkan Pengamanan Arus Balik
Rapim Polda Sumut Tahun 2025, Kapolda Instruksikan Tekan Angka Kecelakaan Lalulintas dan Kurangi Kemacetan
Mobil Fortuner Yang Dikemudikan Mahasiswa Tabrak Sepedamotor, Tiga Orang Tewas
Tekan Kecelakaan di Perlintasan KA, Dishub Sumut Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Penjaga Perlintasan
Cegah Risiko Kecelakaan, Dishub Sumut Gelar Rampcheck Jelang Mudik Nataru 2024-2025
Kasus Tabrakan Mobil di Simpang Jalan Krakatau, Kuasa Hukum Sebut Sudah Ada Upaya Perdamaian
komentar
beritaTerbaru
hit tracker