Rabu, 09 September 2026

Pulang Daftar Kuliah, Gadis Cantik Bersama Ibunya Dijambret di Percut Seituan

Senin, 06 November 2017 22:45 WIB
Pulang Daftar Kuliah, Gadis Cantik Bersama Ibunya Dijambret di Percut Seituan
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Usai mendaftar masuk kuliah di Universitas Al-Hikmah, Jalan Willem Iskandar/Pancing, Medan.Intan, gadis berparas cantik (19) bersama ibunya, Iriana (45), warga Desa Seirotan, Kecamatan Percut Seituan, menjadi korban jambret saat melintas di sekitar Komplek Veteran, tak jauh dari Lapangan Sepakbola Ladon, Jalan Kapten Batu Sihombing, Dusun IX, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, Senin (06/11/2017) sore tadi.
 
Dari informasi dihimpun, Intan yang ditemani ibunya, dengan mengendarai kereta Honda Revo BK 4606 ADB bergegas pulang ke rumah. Ibu-anak ini memilih jalan dari sekitaran Kampus Unimed terus ke Jalan Kapten Batu Sihombing menuju Jalan Letda Sujono.
 
Saat melintas tepat di depan Komplek Veteran, Lau Dendang, keduanya langsung dipepet 2 orang tak dikenal (OTK) mengendarai kereta. Kedua pelaku langsung merampas tas milik Intan. Tak ingin tasnya hilang begitu saja, Intan coba mempertahankannya. Namun karena kalah tenaga, akhirnya kedua pelaku berhasil merampas tas korban yang dompet, jaket almamater, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sepeda motor Honda Revo, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan uang Rp500 ribu.
 
"Tadi habis pulang daftar kuliah. Sekitar jam 4-an sorelah. Kami dari arah Simpang Beo ke Jalan Letda Sujono. Kok kayaknya kami diikuti terus sama 2 orang naik kereta. Pas di depan Komplek Veteran langsung dipepet, dirampasnya tas saya. Saya coba mempertahankannya, kami sempat tarik-tarikan, tapi saya kalah," ujar Intan menceritakan.
 
Bahkan, karena mempertahankan tasnya, kereta yang dikendarai korban dan ibunya hampir menabrak tiang pembatas jalan. "Tarik-tarikannya kuat tadi, kami hampir jatuh nabrak tiang pembatas jalan," sambungnya.
 
Selanjutnya, kedua ibu dan anak tersebut melaporkan peristiwa yang baru mereka alami itu ke Polsek Percut Seituan. Namun sayangnya, sampai jam 19.40 wib, laporan mereka belum diproses. Alasan yang diberikan polisi Polsek Percut Seituan, karena pergantian shift. Dan laporan kedua korban baru akan diterima pada jam 20.00 wib.
 
"Tadi kutanya adekku, laporan orang itu (Intan dan Riana) belum diterima polisi. Kok bertele-tele kali ya? Katanya karena ada pergantian shift, terus jam 20.00 wib baru dibuat laporannya sama polisi. Dari jam 18.00 wib tadi udah di Polsek, ini udah jam 19.45 wib, belum juga diterima laporannya," ungkap Helfi, abang korban kesal.
 
Sementara Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip Purba yang dikonfirmasi kru koran ini via layanan WhatsApp (WA), soal bertele-telenya pihak Polsek Percut Seituan dalam menerima laporan korban, mengatakan pihaknya sedang melakukan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Itu lagi dicek TKP sama piket," pungkasnya singkat.(BS04)

Tags
beritaTerkait
Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski
Seorang Komplotan Maling Bongkar Rumah Tumbang Ditembak Polsek Medan Helvetia di Simalungun
Unit Jatanras Polrestabes Medan Sergap 2 orang Komplotan Jambret di Sunggal
Polwan di Medan Jadi Korban Jambret, Massa Bersama Polisi Tangkap Pelaku
Pelaku Begal Tumbang Ditembak Polisi di Percut Sei Tuan
12 Kali Beraksi, Komplotan Pencurian Pecah Kaca Mobil Ditangkap Sat Reskrim Polrestabes Medan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker