Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Terkesan diacuhkan, Irwan Banurea balita berusia 2,5 tahun yang mengalami kelainan usus berlipat dan setiap hari mengeluarkan darah ini sudah menunggu di ruang tunggu RSUP H Adam Malik selama 3 hari. Hal ini diungkapkan Ayah kandung pasien, Amhar Banurea warga asal Dusun Pinagar, Desa Tambahan, Kecamatan Siempat Nempu, Kabupaten Dairi, bersama Ibu pengasuhnya, Rosidah br Gultom kepada wartawan di Medan, Sabtu (21/10/2017).
Menurut pengakuan Orangtua Irwan, balita yang kerap menjerit karena menahan sakitnya usus berlipat ini sudah dilarikan ke RSUP Adam Malik pada Sabtu (14/10/2017) lalu. Namun apa daya, kesembuhan yang diharapkan jauh dari harapan. Sebab, mereka merasa diacuhkan oleh manajemen dan dokter rumah sakit milik pemerintah pusat itu. Mereka merasa selama ini telah diterlantarkan pihak rumah sakit, karena selama ini mereka hanya disuruh menunggu di ruang tunggu rumah sakit selama 3 hari.
"Saya sebagai orangtua Irwan Banurea merasa sedih dan kecewa ketika pihak rumah sakit (RSUP Adam Malik) Medan yang hanya membiarkan kami menginap di ruang tunggu selama 3 hari. Setiap saat air mata saya bercucuran menyaksikan anak menangis meronta-ronta. Sebab setiap saat darah keluar dari ususnya," ungkap Rosidah br Gultom.
Rosidah menambahkan, pihak rumah sakit memang menyatakan akan melakukan operasi kepada Irwan pada tanggal 25 Oktober nanti. "Saya juga kaget ketika mendengar pihak rumah sakit bersedia melakukan operasi tanggal 25 Oktober 2017 ini. Namun kalau dilihat kondisi anak tidak memungkinkan untuk itu. Sebab usus semakin membengkak," tuturnya lagi.
Karena operasi yang terlalu lama, sambung Rosidah, akhirnya dia dan keluarga memilih membawa pulang Irwan. "Kami orang susah, akhirnya Jumat (20/10/2017) kemarin, kami pulang ke Simpang Canang, Kurnia, Belawan. Tempat keluarga kami juga. Saya berharap, pemerintah dan wakil rakyat bisa membantu kami," harapnya. (BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar