Selasa, 11 Agustus 2026

Polda Sumut Ringkus 2 Kurir Pembawa 48 Kilo Ganja Asal Aceh

Jumat, 20 Oktober 2017 21:30 WIB
Polda Sumut Ringkus 2 Kurir Pembawa 48 Kilo Ganja Asal Aceh
BERITASUMUT.COM/BS04
Dua pelaku dan barang bukti diamankan polisi
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak 48 Kilogram (Kg) narkoba jenis ganja asal Bireun, Aceh berhasil diringkus personel Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut. Selain meringkus daun haram itu, petugas juga membekuk 2 kurirnya, yakni Fajri bin Abakal (18) dan Abdullah (20), keduanya warga Jalan Masjid Palimbang, Desa TP Panah Dusun Poteumeurehom, Kecamatan Palimbang, Bireun.
 
Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu kepada wartawan, Jumat (20/10/2017) mengatakan, kedua pelaku yang masih berstatus pelajar ini diamankan saat berada di depan loket Bus Antar Lintas Sumatera (ALS), Jalan SM Raja Medan, Kamis (19/10/2017) kemarin. 
 
Dijelaskan Faisal, dari pengakuan kedua pelaku, ganja kering 48 kg yang disimpan dalam 2 koper merah ini akan diedarkan ke Bukit Tinggi, Sumatera Barat dengan dibiayai uang transportasi senilai Rp2 juta. "Kedua pelaku sudah ketakutan membawa ganja dari Aceh Utara. Karena ketakutan, keduanya berangkat menaiki transportasi jenis L300 dari Langsa untuk selanjutnya ke Pangkalan Brandan. Dikarenakan bus menuju Bukit Tinggi tidak ada, maka kedua pelaku singgah ke loket Bus ALS. Di situ lah kita amankan kedua pelaku dan mengamankan barang bukti 48 Kg ganja dalam 2 koper," kata Faisal. 
 
Sementara itu, salah seorang kurir, Fajri bin Abakal, mengaku terpaksa menjalankan bisnis haram tersebut karena terikat utang. Dia nekat menerima tawaran dari sang bandar bernama Abdullah (45), agar utang keluarganya lunas terbayarkan. "Bapak saya sakit, sudah susah napas. Keluarga saya pun punya utang sama Abdul. Musibah tabrakan adik saya, yang menanggulanginya itu Abdul," akunya.
 
Pria bertubuh kecil ini, juga mengaku dia dan temannya, Abdullah diperintahkan Sang Bandar untuk mengantar ganja ke Bukit Tinggi dengan iming-iming Rp400 ribu perkilo, jika sudah tugasnya selesai. "Saya cuma tukang gendong aja. Rencana perkilo akan diupah Rp400 ribu, tapi baru dikasih uang jalan Rp2 juta.  Kami juga gak tau barang yang kami bawa ternyata sebanyak ini," ucap Fajri. Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 111 Ayat (2) jo Pasal 132 UU No 2009 Tentang Narkotika. Dua kurir ganja 48 kg ini sudah diamankan Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Sarang Narkoba di Area Perkebunan dengan Pengamanan Sejumlah CCTV Digerebek Polisi di Sei Mencirim, Seluruh Barak Rata Dibumihanguskan
Bongkar Jaringan Vape Ilegal, Polisi Sergap Seorang Komplotan Narkotika Internasional di Salah Satu Hotel di Medan
Massa FRAKSi Desak Polda Sumut Tutup Markas Judi Mesin Tembak Ikan di Lubukpakam
Diduga Jadi Markas Judi dan Penyalahgunaan Narkoba, Warga Desak Aparat Tindak Lokasi di Jalan Fachrudin Lubukpakam
Warga Desak Tindakan Tegas untuk Krypton KTV, Aparat Hukum Siapkan Pengawasan Ketat
TO Satres Narkoba Polrestabes Medan Semakin Eksis Edarkan Sabu di Jermal 7, Segera Ditangkap
komentar
beritaTerbaru
hit tracker