Minggu, 06 September 2026

Sumut Masuk Kategori Tinggi Bencana, Gubsu Harapkan Pemkab/Pemkot Buat Terobosan Penanggulangan Bencana

Rabu, 23 Agustus 2017 21:30 WIB
Sumut Masuk Kategori Tinggi Bencana, Gubsu Harapkan Pemkab/Pemkot Buat Terobosan Penanggulangan Bencana
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dengan menggunakan helikopter, tim Basarnas Sumut berhasil menyelamatkan salah seorang nelayan yang tenggelam akibat diterpa angin kencang di Pantai Cermin, Serdang Bedagai, Rabu (23/08/2017). Sedangkan lima orang lainnya berhasil diselamatkan oleh tim SAR setelah melakukan pencarian menggunakan speed boad dan perahu karet.
 
Sebelumnya, di pesisir pantai tim SAR juga disibukan dengan aksi heroik melakukan penolongan tanggap darurat terhadap masyarakat yang menjadi korban banjir rob. Berdasarkan data yang diterima dari posko bencana diketahui terdapat dua orang meninggal dunia, 6 orang luka berat dan 15 orang luka ringan. Banjir rob juga mengakibatkan 7 rumah rusak berat sehingga memaksa penghuninya mengungsi.
 
Peristiwa ini merupakan simulasi latihan gabungan penanggulangan bencana Sumut Tahun 2017 yang dihadiri Gubernur Sumut Dr Erry Nuradi, Kasdam I BB Brigjen TNI Tiopan Aritonang, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Ir Soekirman, perwakilan unsur forkopimda Provsu dan Serdang Bedagai.
 
“Atas nama Pemerintah Sumatera Utara memberi apresiasi dan menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini. Saya berharap hasil dari pelatihan gabungan ini dapat menjadi momentum kebersamaan kita dalam upaya meningkatkan semangat penanggulangan bencana demi mewujudkan masyarakat Sumut yang tangguh, tanggap dan tangkas. Kegiatan ini harus terus dilakukan guna untuk memperkuat koordinasi sekaligus penerapan SOP penanganan bencana dari stake holder terkait,” ujar Erry.
 
Lebih lanjut dikatakan Erry, pelatihan penanggulangan bencana sangat perlu dilakukan mengingat kondisi geografis, geologis, hidrologis dan demografis Provinsi Sumut yang memungkinkan untuk terjadinya bencana. Berdasarkan data index rasio bencana yang diterbitkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tahun 2016-2021 Sumatera Utara termasuk kategori tinggi terjadinya bencana. 
 
Mulai dari gempa bumi, tsunami, erupsi gunung api, tanah lonsor, banjir, banjir bandang, putting beliung, kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, epidemen penyakit hingga kerusuhan sosial.“Saya berharap seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota terus membuat terobosan yang konkrit dalam membuat program kegiatan yang bermanfaat bagi mitigasi bencana di daerah masing-masing,” harap Erry.
 
Selain pemerintah daerah, Erry juga berharap peran dunia usaha dapat menjadi mitra pemerintah dan masyarakat dalam penanggulangan bencana khususnya dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) yang menyentuh langsung dalam program penanggulangan bencana demi menambah kekuatan baru bagi masyarakat untuk survive terhadap bencana.
 
“Khusus untuk masyarakat saya harapkan untuk terus enjaga lingkungan yang sehat dan bersih serta selalu siaga dalam menghadapi bencana. Bagaimanapun kita harus hidup harmoni dengan alam demi mengurangi dampak resiko bencana apabila terjadi bencana,” pungkasnya.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Pameran Foto Bencana Prahara Pulau Emas Jadi Ruang Diskusi Mitigasi Bencana
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
Peduli Korban Banjir Bandang, Anindya Bakrie Salurkan Bantuan Kadin ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
KADIN Medan dan WALUBI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Arman Chandra: Bentuk Kepedulian Pengusaha
komentar
beritaTerbaru
hit tracker