Minggu, 31 Mei 2026

Masyarakat Diminta Aktif Awasi Mantan Anggota ISIS

Rabu, 16 Agustus 2017 19:30 WIB
Masyarakat Diminta Aktif Awasi Mantan Anggota ISIS
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta masyarakat ikut serta aktif mengawasi mantan anggota ISIS yang dikabarkan kembali ke lingkungannya. Dengan begitu mereka ikut serta membantu kinerja kepolisian, TNI dan jajaran pemerintah daerah (pemda).“Ya, dari masyarakat (pengawasan). Sama juga dari aparat intelejen kepolisian di tingkat polsek, TNI lewat kodimnya,” ujar Tjahjo dilansir dari laman resmi kemendagri.go.id, Rabu (16/08/2017).
 
Mendagri juga meminta jajaran Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) bekerjasama dengan gubernur, bupati/walikota dan kepolisian/TNI ikut mengawasi mantan anggota ISIS dengan ikut menjemput mereka dan mengantarnya sampai ke alamat rumahnya supaya.“Supaya semua elemen termasuk camat sampai kepala desa tahu. Siapa namanya, tinggal dimana hingga ke RT/RW sehingga bisa dimonitor,” pintanya.
 
Sebanyak 17 orang Warga Negara Indonesia dikabarkan hendak pulang dari Suriah setalah diduga sempat menjadi simpatisan kelompok militan ISIS. Pemerintah meminta agar semua pihak bisa mewaspadai mereka dikhawatirkan munculnya paham radikalisme dari kelompok tersebut.“Ya memang sebenarnya negara kalo mau ekstrim, bisa menolak mereka pulang. Tapi kan tidak begitu juga. Tapi ini harus diwaspadai,” jelasnya.
 
Bukan hanya itu, ia juga meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terlibat aktif dalam pemantauan aktivitas para WNI simpatisan ISIS tersebut. Harus ada peninjauan atas paham para WNI ini. Maka itu, peranan BNPT adalah untuk melakukan deradikalisasi terhadap mereka secara tepat.“BNPT begitu pulang langsung didoktrin dulu. Mereka dulu pergi dicuci otak. Mereka pulang ya kita cuci otaknya lagi,” pungkasnya. (BS02)

Tags
beritaTerkait
Komunitas Peduli Seniman Sumut Kutuk Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Jurnalis Tempo
Hadapi Krisis Pangan Global, Pemerintah Pastikan Produksi Beras Nasional Surplus
Pengelola Lapak Judi dan Sabung Ayam Teror dan Serang Panti Asuhan YPPK di Desa Helvetia
Malaysia-Filipina Krisis Pangan, Bapanas Sebut RI Surplus Stok Beras 5 Juta Ton
Disepakati Komisi II DPR, Kemendagri Potong Anggaran Rp 2,1 T
Pj Gubernur Sumut Terima Penghargaan Realisasi Pendapatan Daerah Tertinggi dari Mendagri
komentar
beritaTerbaru
hit tracker