Minggu, 10 Mei 2026

Meski Sudah Diancam, Tempat Hiburan Malam di Medan Masih Banyak yang Beroperasi

Rabu, 07 Juni 2017 22:15 WIB
Meski Sudah Diancam, Tempat Hiburan Malam di Medan Masih Banyak yang Beroperasi
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Beberapa hari jelang puasa lalu, pihak kepolisian mengancam para pengusaha tempat hiburan malam untuk tidak beroperasi. Namun pada prakteknya, masih banyak tempat hiburan malam di Medan yang bebas beroperasi di bulan suci Ramadhan.
 
Informasi dihimpun dari pihak kepolisian, beberapa tempat hiburan malam yang masih leluasa beroperasi adalah Discotique The Cube Hotel Danau Toba. Padahal tempat ini sempat menjadi sasaran razia personel Reskrim Polsek Medan Kota, Senin (05/06/2017) lalu.
 
Menurut Kapolsek Medan Kota, Kompol Martuasah Tobing, razia yang dilakukan di lokasi hiburan malam yang masih beroperasi di bulan ramadhan itu menarget penyalahgunaan narkoba dan pelanggaran hukum lain seperti prostitusi dan sebagainya.
 
"Razia menarget penyalahgunaan narkoba, penggunaan senjata dan pelanggaran hukum lain seperti proatitusi dan sebagainya.  Setelah kita lakukan penggeledahan dan pemeriksaan terhadap para pengunjung dan karyawan yang ada di kokasi tidak ditemukan barang bukti apapun yang menjadi target sasaran," ujar Martuasah.
 
Selain itu Martuasah juga menambahkan, mengenai masih beroperasinya lokasi hiburan malam tersebut bukan sepenuhnya merupa-kan kewenangan pihaknya.Meski demikian pihaknya telah mengimbau kepada pengelolah bahwa lokasi hiburan tersebut tidak dibenar-kan beroperasi melewati batas sebagai fasilitas hotel."Kita sudah mengimbau pengelolanya agar tidak melewati batasnya sebagai salah satu fasilitas hotel.Selebihnya kita sudah berupaya menindak kemungkinan adanya tindak pidana melalui razia-razia menarget bebera-pa hal yang melanggar hukum," tegasnya.
 
Di lokasi lain, sejumlah tempat hiburan malam dan sejenisnya juga masih beroperasi di bulan Ramadhan. Misalnya, beberapa cafe malam yang berada di wilayah hukum Polsek Patumbak yang menjadi target operasi pekat pihak kepolisian, Sabtu (03/06/2017) lalu.
 
Dalam giat operasi tersebut peraonel Polsek Patumbak menggelandang tiga pengelola cafe berikut puluhan botol minuman keras karena masih beroperasi di bulan ramadahan. Kapolsek Patumbak Kompol Afdhal Junaidi menyebutkan,  ketiga pengelola cafe yang diamankan selanjutnya  menandatangani surat pernyataan untuk tidak beroperasi di bulan ramadhan.
 
"Jadi setelah diamankan, ketiga pengelola cafe kita minta menandatangani surat pernyataan agar tidak beroperasi di bulan ramadhan, apabila menyalahi dan tetap beroperasi maka akan kita lakukan tindakan. Meski begitu yang berhak menutup atau menghentikan izin empat hiburan malam bukan merupakan wewenang kita makanya hanya sebatas peringatan," pungkasnya. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap
Polisi Sergap 2 Orang Pemuda Pengedar Sabu di Jalan Pasar III Medan
Barak Narkoba dan Judi Tembak Ikan di Desa Durin Simbelang Eksis Beroperasi
Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Asal Malaysia
Terkait Pengungkapan Jaringan Narkoba, Praktisi Hukum Hans Silalahi : Silahkan Buktikan di Pengadilan
Gubernur Sumut Apresiasi Upaya Polda dan Kodam I/BB Berantas Judi dan Narkoba
komentar
beritaTerbaru
hit tracker