Minggu, 23 Agustus 2026

Poldasu Amankan Para Preman di Amplas, Sambu dan Lapangan Merdeka

Jumat, 02 Juni 2017 22:15 WIB
Poldasu Amankan Para Preman di Amplas, Sambu dan Lapangan Merdeka
BERITASUMUT.COM/BS04
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kasubdit III/Jatanras Polda Sumut AKBP Faisal F Napitupulu melalui Kanit VC Kompol Saprizal menyebutkan, pihaknya mengamankan sebanyak 23 preman dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Toba 2017.
 
Operasi Pekat ini dilakukan untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat yang terganggu akibat ulah sejumlah preman yang melakukan pungutan liar (pungli). Dan operasi itu juga bertujuan untuk menjaga kekondusivitasan selama bulan suci Ramadan 1438 Hijriah.
 
"Kita amankan para pereman ini dari seputaran Terminal Amplas Medan, Lapangan Merdeka Medan dan Pasar Sambu. Hasilnya, sebanyak 23 preman berhasil kita amankan," ujar Kompol Saprizal, Jumat (02/06/2017).
 
Menurut Saprizal, kegiatan ini akan terus dilakukan agar masyarakat, khususnya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa tidak terganggu kehadiran para pereman dan pelaku pungli."Jadi untuk para bandit, ingat jangan meresahkan masyarakat dengan melakukan hal yang melanggar hukum. Saya akan datang dan menghukum," jelasnya.
 
Kegiatan ini melibatkan personel polisi berpakaian preman dan juga belasan personel Dit Sabhara Polda Sumut. Para preman yang diamankan dibariskan di depan halaman Direktorat Reserse Kriminal Umum dan selanjutnya didata oleh pihak penyidik.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Menteri Imipas Copot 71 Pegawai Imigrasi Soetta Buntut Pungli WN China
Pj Gubernur Sumut Harapkan PP Terus Bersinergi dengan Pemerintah
Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto
Polsek Medan Baru Amankan Preman yang Melakukan Kutipan Parkir Terhadap Pengendara Mobil
Warga Kampung Kompak Jalan H Anif Diserang Preman dengan Klewang, Puluhan Orang Luka-luka
komentar
beritaTerbaru
hit tracker