Kamis, 20 Agustus 2026

Gubsu Beri Jempol Paten Deklarasi Asrama Polri Bebas Narkoba

Rabu, 03 Mei 2017 22:30 WIB
Gubsu Beri Jempol Paten Deklarasi Asrama Polri Bebas Narkoba
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara bertekad untuk menyatakan bahwa narkoba adalah musuh utama.
 
"Kita semua masyarakat Sumatera Utara, apapun profesinya menyatakan narkoba musuh utama. Saya beri jempol paten dan mengapresiasi deklarasi asrama Polri bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," ujar Gubsu usai pendeklarasian di Lapangan Mako Brimob Polda Sumut Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Rabu (03/05/2017) sore.
 
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan, anggota DPR RI Junimart Girsang, Raden Muhammad Syafii, Tifatul Sembiring, Hasrul Azwar, Abdul Wahab Dalimunthe, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto, jajaran Kapolres dan kepala BNN Kota/Kabupaten se-Sumatera Utara dan tokoh masyarakat lainnya.
 
Gubsu menyebutkan kurang lebih 14 juta jiwa penduduk Sumatera Utara, 350 ribu orang terindikasi narkoba. "Ini merupakan angka yang sangat luar biasa besarnya. "Ini tugas kita bersama menaggulanginya.Narkoba telah merambah hingga ke pedesaan dan korbannya sampai di kalangan pelajar. " Bahkan tingkat sekolah dasar," sebut Gubsu.
 
Berdasarkan data, lanjut Gubsu, bahwa selama tahun 2016, Polda Sumut telah menangani 5.546 kasus narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 6.534 orang. Jumlah ini melonjak tajam dibanding tahun 2015 dengan 4.711 kasus dan 6.267 tersangka.Oleh karenanya Gubsu menegaskan Pemprovsu akan terus memberi dukungan bagi program Polri khususnya Polda Sumatera Utara. 
 
"Bersih-bersih ke dalam kemudian hajar keluar. Asrama polisi harus bebas narkoba. Kita harus memberikan contoh dimulai dari diri kita maupun organisasi kita. Punya komitmen dulu lalu bisa melakukannya keluar. Ini contoh bagi instansi lain," tegas Gubsu.
 
Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel memprioritaskan permasalahan narkoba merupakan masalah pertama baginya yang harus diberantas. Dia tidak akan segan-segan untuk menindak para pelaku hingga bandar narkoba. "Kami akan mengeluarkan anggota Polri dari asrama yang terlibat peredaran narkoba. Saya juga akan tindak tegas terhadap bandar narkoba yang melawan," ujar Rycko.
 
Upaya untuk memberantas narkoba, kata Rycko, memang akan dilakukan terlebih dahulu ke internal Polda Sumut.  "Ini komitmen kami untuk bersihkan asrama polisi dari narkoba. Kita melakukan bersih ke dalam dan hajar ke luar. Ada 37 asrama polisi dan warganya bersih dan bebas narkoba. Barang siapa yang menggunakan narkoba harus keluar dari asrama," pungkas Rycko.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Sarang Narkoba di Area Perkebunan dengan Pengamanan Sejumlah CCTV Digerebek Polisi di Sei Mencirim, Seluruh Barak Rata Dibumihanguskan
Bongkar Jaringan Vape Ilegal, Polisi Sergap Seorang Komplotan Narkotika Internasional di Salah Satu Hotel di Medan
Diduga Jadi Markas Judi dan Penyalahgunaan Narkoba, Warga Desak Aparat Tindak Lokasi di Jalan Fachrudin Lubukpakam
Warga Desak Tindakan Tegas untuk Krypton KTV, Aparat Hukum Siapkan Pengawasan Ketat
TO Satres Narkoba Polrestabes Medan Semakin Eksis Edarkan Sabu di Jermal 7, Segera Ditangkap
Diskotik Krypton Jalan Gajah Mada Jadi Sarang Ekstasi, Warga Tuntut Penutupan Permanen
komentar
beritaTerbaru
hit tracker