Jumat, 24 April 2026

Operasi Kasih Sayang, 58 Orang Pelajar Terjaring Tim Gabungan Pemko Binjai

Rabu, 26 April 2017 13:53 WIB
Operasi Kasih Sayang, 58 Orang Pelajar Terjaring Tim Gabungan Pemko Binjai
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sebanyak 58 orang Pelajar yang masih mengenakan Pakaian Sekolah dan pada jam pelajaran sekolah terjaring oleh Tim gabungan saat menggelar Operasi Kasih Sayang (Razia) di Waring dan warned yang ada di Kota Binjai, Rabu (26/04/2017)
 
Tim gabungan yang terdiri Dinas Sosial,   Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata,  BNNK dan Polres Binjai ini  mendapati para pelajar yang sedang asyik bermain game maupun yang sedang nongkrong di warung, yang ada di seputaran Kota Binjai.
 
"Hal ini sudah sangat merisaukan, karena ini menyangkut dengan pendidikan dimana seharusnya seorang murid dapat berprerilaku yang baik dan sopan serta tidak berbuat hal-hal yang bersifat negative, apalagi ini berada pada jam sekolah, seharusnya mereka pada jam tersebut menuntut ilmu di sekolahnya," ungkap Kepala Dinas Sosial Kota Binjai, Drs T Syarifuddin MPD melalui Kabid Rehap Sosial, Bambang Lestrika B, usai melakukan penjaringan anak sekolah yang bermain game di warnet.
 
Dijelaskan Bambang, operasi digelar sesuai Keputusan Walikota No.188.45-204/K/2017 tentang koordinasi operasi kasih sayang terhadap anak sekolah dan banyaknya kasus judi online yang beredar.
 
"Mereka  yang merupakan harapan bangsa  menjadi generasi penerus, seharusnya mereka giat dalam menuntut ilmu,  sehingga apa yang menjadi harapan kita bersama terutama orang tua dapat tercapai begitu juga harapan terhadap peningkatan Sumber Daya Manusia,” katanya.
 
Razia yang dilakuakan, lanjut Bambang, sesuai dengan saja melakukan penjaringan kepada anak sekolah juga di lakuakan pemeriksaan. "Kepada para pelajar yang terjaring dalam razia tersebut diberikan peringatan untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya,” ungkapnya.
 
Ditambahkan Bambang, kepada pengunjung terutama anak sekolah agar kedepan tidak lagi berada diluar dan warnet pada jam sekolah dan masih mengenakan pakain sekolah.
 
"Kita akan selalu melakukan razia dan inspeksi secara berkala terhadap warnet yang melayani anak sekolah pada jam pelajaran mari kita bersama-sama mengawasi anak kita, sehingga tidak melakukan hal-hal yang tidak kita ingini, sehingga apa yang menjadi cita-cita bersama khususnya orang tua dapat diraih,” pungkasnya.(BS08)

Tags
beritaTerkait
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Jaminan Kematian & Beasiswa kepada 16 Ahli Waris P3K Paruh Waktu
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Sukses Gelar PKM, Guru SD di Medan Kini Lebih Kompeten Cegah Stunting
Polisi Bekuk Pelaku Tunggal Pembunuh Mahasiswa UMA di Patumbak Dijerat Pasal Berlapis dan Berat
Kapolda Sumut Dorong Optimalisasi Medsos Sebagai Wajah Transparansi Operasi Ketupat Toba
Gubernur Sumut Luncurkan Mudik Gratis Lebaran Bagi Mahasiswa di Luar Sumatera
Polda Sumut Kerahkan 12.104 Personel Dalam Operasi Ketupat Toba 2025
komentar
beritaTerbaru
hit tracker