Kamis, 17 September 2026

Terkait Penggusuran Makam di Sipirok, Warga Demonstrasi ke Kantor Gubernur

Kamis, 30 Maret 2017 14:51 WIB
Terkait Penggusuran Makam di Sipirok, Warga Demonstrasi ke Kantor Gubernur
beritasumut.com/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Puluhan massa dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sumut meminta agar Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Syahrul Pasaribu bertanggung jawab atas penggusuran makam di Desa Janji Mauli Sipirok, Tapsel, Sumut. Permintaan itu mereka sampaikan saat menggelar aksi di depan Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (30/03/2017).
 
"Kami mengutuk keras tindakan Bupati Tapsel yang tidak menghargai adat istiadat di desa kami. Ia juga tidak menghargai nenek moyang kami yang lebih dahulu tinggal di sana," ujar Koordinator Aksi, Riski Yusuf Siregar.
 
Selain meminta bupati bertanggung jawab, massa juga meminta agar Gubsu, T Erry Nuradi juga bertanggung jawab atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan Bupati Tapsel, Syahrul Pasaribu.
 
"Kami juga menilai Komisi A DPRD Sumut gagal total memperjuangkan aspirasi masyarakat Desa Janji Mauli Sipirok karena bupati tidak menjalankan kesepakatan rekomendasi dari komisi A dan hasil RDP 7 November 2016," ucap massa.
 
Padahal dari hasil RDP diketahui, dewan meminta agar pemerintah kabupaten Tapsel memperbaiki lahan perkuburan pengganti dengan melakukan pemerataan lahan, sarana jalan dari dan menuju lokasi areal perkuburan, sehingga benar-benar layak untuk menjadi areal atau tempat perkuburan.
 
Bukan hanya itu, dari hasil RDP, dewan juga meminta agar dapur warga yang hancur akibat masuknya alat berat diperbaiki oleh Pemkab Tapsel paling lama satu bulan sejak kunjungan kerja Komisi A DPRD Sumut. "Sampai saat ini dua poin dari RDP itu tidak ada yang ditepati Pemkab Tapsel," teriak massa yang sebagian juga datang dari Tapsel.
 
Menanggapi tuntutan massa aksi, Kepala Biro Pemerintah Pemprovsu, Afifi Lubis menyatakan, Pemprovsu akan meneliti duduk permasalahan warga tersebut. "Kita akan teliti lebih dahulu permasalahan ini. Kemudian kita sikapi. Dan selanjutnya akan disampaikan ke Pak Gubsu," kata Afifi.
 
Bukan hanya itu, Pemprovsu juga akan menyurati Pemkab Tapsel untuk menyelesaikan permasalah yang disampaikan warga. "Yakinlah Pak Gubernur akan selalu peduli dengan rakyatnya. Setelah kita sampaikan, nanti tebusannya kita teruskan juga ke Pospera. Saya harap, warga juga bisa kembali dengan tertib setelah aksi ini," katanya.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Dilarang Masuk Kantor Pertamina, Ketua Buruh Terpaksa Sholat di Luar Sambil Bentang Spanduk
Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai
Bentangkan Bendera Raksasa, Berikut 13 Tututan Demonstran 'Indonesia Gelap'
Menko Perekonomian : Target Transaksi Trade Expo Indonesia Capai Rp 407 T
Empat Saksi Tambahan dari JPU Terangkan Bulang Merupakan Tangan Kanan Oknum TNI
Pj Walikota Padangsidimpuan Sampaikan Nota Jawaban Terhadap Pandangan Umum Fraksi DPRD
komentar
beritaTerbaru
hit tracker