Jumat, 05 Juni 2026

Jika Bupati Labuhanbatu Terlibat Pungli, Poldasu Akan Turun Tangan

Senin, 13 Maret 2017 19:45 WIB
Jika Bupati Labuhanbatu Terlibat Pungli, Poldasu Akan Turun Tangan
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kasus pungutan liar (pungli) yang menjerat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Labuhanbatu, Asrarul Hayat Nasution, diduga melibatkan Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap.
 
Kasubbid Penmas Polda Sumut (Poldas) AKBP MP Nainggolan yang ditanya wartawan, menerangkan sejauh ini yang menjadi tersangka kasus pungli di Dinas Kesehatan Labuhan Batu, masih Plt Kadis Kesehatan, Asrarul Hayat Nasution. "Masih terus dilakukan penyelidikan, dan sejauh ini tersangkanya masih satu, si Plt Kadis Kesehatannya," katanya singkat.
 
Diberitakan sebelumnya, Polda Sumut menyatakan akan mengambil alih penanganan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Plt Kadis Kesehatan Labuhan Batu, Asrarul Hayat Nasution alias AHN."Tindaklanjut kasus tersebut bila terindikasi kuat keterlibatan Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap," ungkap Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi kru koran ini via seluler, Minggu petang (12/3) jam 17.23 WIB.
 
Rina menyebutkan kasus pungutan liar itu masih diselidiki Kepolisian Resor Labuhanbatu. Pihaknya masih menunggu perkembangan kasus."Kalau nantinya ada keterlibatan (Bupati Labuhan Batu), bisa saja dilimpahkan ke sini (Polda Sumut). Intinya, masih ditangani Polres Labuhanbatu," kata mantan Kapolres Binjai ini.
 
Terpisah, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang yang dikonfirmasi via seluler dari Medan menyebut sejauh ini pihaknya masih melakukan pengembangan kasus tersebut. "Tidak, masih kita yang nangani. Masih dilakukan pengembangan," katanya.
 
Merebak kabar menyebutkan pada Jumat dinihari (10/3), Bupati Pangonal Harahap menemui Kapolres Frido untuk melobi kasus itu, beberapa saat setelah polisi menangkaptangan Plt Kadis Kesehatan Pemkab Labuhanbatu, Asrarul Hayat Nasution.
 
Terkait hal itu, Mantan Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut itu dengan tegas membantah. "Ah, tak ada. Tidak ada Bupati (Pangonal Harahap) menemui saya. Info dari siapa itu? Sudah ya, lagi di acara pesta saya," jawab mantan Kasubdit II/Harda-Bangtah Ditreskrimum Polda Sumut itu sembari menutup telepon seluler (ponsel)nya.
 
Diketahui, Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) Polres Labuhanbatu bersama Satgas Saber Pungli Pemkab Labuhanbatu dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Plt Kadis Kesehatan Pemkab Labuhanbatu, Asrarul Hayat Nasution pada Kamis (09/03/2017) jam 20.00 wib di kediaman Asrarul Hayat Nasution di Jalan Kancil, No.6, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Rantau Selatan.
 
OTT itu terkait indikasi pemerasan terhadap tujuh bidan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang akan diangkat menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN).Menurut Frido, AHN dibekuk sesaat menerima gratifikasi dari salah seorang bidan PTT. Dalam praktiknya, AHN menerima uang secara bertahap dari para bidan PTT dengan jumlah antara Rp6 juta sampai Rp7 juta.
 
Modus operasi AHN dengan cara menghubungi para bidan PTT yang sudah lulus ujian dan akan diangkat menjadi CASN. Biaya yang diminta AHN untuk keperluan pengiriman berkas para bidan PTT ke BKN Kanreg VI Medan dan BKN Pusat melalui BKD Kabupaten Labuhanbatu.
 
"Setiap meminta uang kepada para bidan PTT, AHN selalu menentukan tempatnya. Apakah di tengah jalan, maupun di depan Kantor Dinas Kesehatan Labuhanbatu. Lalu uang yang terkumpul disimpan AHN di dalam brankas di rumahnya," pungkas Frido.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Menteri Imipas Copot 71 Pegawai Imigrasi Soetta Buntut Pungli WN China
Everton Vs Nottingham: Menang 2-0, Forest Tembus Peringkat 2 Klasemen
Madrid Juara Piala Interkontinental, Ancelotti Pecahkan Rekor Trofi
KPK Amankan Rp 1,5 M dari Penggeledahan Berkaitan OTT Eks Pj Walkot Pekanbaru
Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto
komentar
beritaTerbaru
hit tracker