Sabtu, 16 Mei 2026

Masyarakat Medan Keluhkan Sulitnya Urus Permohonan SIM di Satlantas

Senin, 20 Februari 2017 20:15 WIB
Masyarakat Medan Keluhkan Sulitnya Urus Permohonan SIM di Satlantas
BERITASUMUT.COM/IST
Praktek ujian SIM.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Beberapa ,asyarakat di Medan mengaku masih sulit untuk bisa mengurus permohonan Surat Izin Mengemudi (SIM), kendatiSatlantas Polrestabes Medan mempunyai progam kreatif melaksanakan pelatihan teori dan praktek kepada masyarakat dengan harga murah. Namun program murah tersebut justru tidak membantu masyarakat untuk mendapatkan SIM.
 
"Saya sudah empat kali mengikuti ujian praktek hasilnya selalu gagal. Saya pun diarahkan untuk membeli sertifikat yang harga cukup mahal di MSDC Jalan Bilal Medan," ucap Jefri pemohon SIM kepada wartawan, Senin (20/02/2017).
 
Jefri mengaku sangat risau dengan penerapan yang dilakukan Satlantas Polrestabes Medan tersebut."Saya sudah putus asa, sangat sulit untuk mendapatkan SIM, meski sudah dilakukan ujian praktek berulang-ulang," imbuhnya.
 
Menurutnya, lapangan ujian praktek juga sangat sempit dan tidak layak untuk diterapkan untuk masyarakat. "Kalau ujian lapangan yang sangat sempit, sudah pasti pemohon SIM gagal semuanya."Memang murah biayanya untuk mendapatkan SIM itu, tapi penuh perjuangan," tegasnya.
 
Karena dinilai susah mendapatkan SIM, Jefri jika dirinya lebih enak tidak mempunyai SIM. "Kalau pun ditilang ada alasan kepada petugas, karena tidak mudah mendapatkan SIM di Lantas Polrestabes Medan.Biayanya murah tapi tidak akan dapatkan SIM kalau tidak membeli sertifikat," jelasnya.
 
Jefri mensinyalir ada kepentingan tertentu di Lantas Polrestabes Medan. Pasalnya, dirinya diarahkan untuk membeli sertifikat mengemudikan kendaraan.Disisi lain, aktivitas Medan Safety Driving Center (MSDC) di Jalan Bilal Medan yang memiliki fasiltas ujian teori dan praktik sepeda motor dan mobil hingga kini masih berjalan lancar.
 
Di lokasi itu, pemohon SIM tetap mendapatkan sertifikat dengan nilai uang sebanyak Rp 450 ribu rupiah, sertifikat itu tanda bukti kelulusan untuk dibawa ke Satlantas Polrestabes Medan. "Diduga ada kepentingan untuk mendapatkan keuntungan dari sertifikat yang dikeluarkan oleh MSDC itu, seharusnya MSDC tidak boleh beraktivitas karena sudah kena sanksi oleh DPRD Medan," sambung salah seorang warga yang tinggal di Jalan Bilal Medan yang tidak ingin disebutkan namanya.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Kapolrestabes Medan Terima Audiensi Panitia Zikir Akbar Nasional Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia
Kampanyekan Hidup Sehat,   Kapolrestabes Medan Ajak Warga Rutin Olahraga
Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap
Berkolaborasi Wujudkan Warga Binaan, Kepala Rutan Kelas I Medan Bersama Rombongan Berkunjung ke Mapolrestabes Medan
Denpom I/5 dan Polrestabes Medan Gerebek Arena Judi di Pancur Batu
Kapolrestabes Medan Pantau dan Cek Pos Pam Jalan Wiiliem Iskandar-Gatot Subroto dan MT Haryono
komentar
beritaTerbaru
hit tracker