Jumat, 08 Mei 2026

Hasilkan Gabah Berkualitas, Diperlukan Hara yang Lengkap

Rabu, 15 Februari 2017 10:20 WIB
Hasilkan Gabah Berkualitas, Diperlukan Hara yang Lengkap
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Untuk mendapatkan hasil gabah yang tinggi dengan tetap mempertahankan kesuburan tanah, maka perlu dilakukan kombinasi pemupukan antara pupuk anorganik dengan pupuk organik. Keuntungan dari aplikasi kombinasi kedua jenis pupuk tersebut adalah kekurangan sifat pupuk organik dipenuhi oleh pupuk anorganik, sebaliknya kekurangan dari pupuk anorganik dipenuhi oleh pupuk organik.
 
"Tanaman padi memerlukan banyak hara N dibanding hara P ataupun K. Hara N berfungsi sebagai sumber bahan untuk pertumbuhan tanaman, pembentukan anakan, pembentukan klorofil yang penting untuk proses asimilasi, yang pada akhirnya memproduksi pati untuk pertumbuhan dan pembentukan gabah. Hara P berfungsi sebagai sumber tenaga untuk memenuhi kualitas hidup tanaman seperti keserempakan tumbuh dan pematangan," ujar Serda S Nainggolan didampingi Kopda Irfan S, Selasa (14/02/2107). 
 
Nainggolan menambahkan, untuk hara K berfungsi sebagai komponen pendukung berlangsungnya reaksi ensim dalam tanaman. Selain itu berfungsi juga memperbaiki rendemen gabah, ketahanan terhadap kekeringan, ketahanan terhadap penyakit tanaman, dan kualitas gabah. 
 
Dengan demikian untuk mendapatkan gabah dengan kuantitas tinggi dan kualitas yang baik maka tanaman perlu diberi hara yang lengkap."Melihat kenyataan di lapangan, pemberian pupuk pada tanaman padi yang dilakukan rekan-rekan petani sangatlah beragam, baik waktu maupun dosisnya. Dan sebagian besar rekan petani kita masih sangat fanatik dengan hanya menggunakan pupuk urea saja," terang Nainggolan di sela-sela pemupukan tanaman padi milik anggota Kelompok Tani Sukma Jaya Bakti di Desa Benteng Jaya, Kecamatan Sungai Bale, Kabupaten Batubara.
 
Di sisi lain, Nainggolan melanjutkan, pengendalian terhadap burung hama padi masih dilakukan secara tradisional karena burung tidak selalu menimbulkan kerugian pada setiap musim tanam padi. Akan tetapi burung hama padi perlu mendapat perhatian dengan melakukan pengendalian.(Rel)
 

Tags
beritaTerkait
Hadapi Krisis Pangan Global, Pemerintah Pastikan Produksi Beras Nasional Surplus
Walikota Medan Tinjau Berastagi Supermarket dan Temukan Permen Tidak Jelas Tanggal Kadaluarsanya
Kepala Zona Bakamla Tengah Pimpin Panen Jagung di Bali
Malaysia-Filipina Krisis Pangan, Bapanas Sebut RI Surplus Stok Beras 5 Juta Ton
Bulog Gandeng Tentara Serap Gabah, Kodim Bakal Dilibatkan
Bos Baru Bulog Pede Bisa Serap 3 Juta Ton Beras dalam 3 Bulan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker