PN Medan Diminta Segera Eksekusi Klaim Nasabah PT Verena Multifinance
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Beritasumut.com-Sejumlah daerah di Sumatera Utara (Sumut) masih rawan dengan kasus perambahan hutan secara ilegal. Hal ini terungkap dalam pertemuan Kapolda Sumut, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dengan Komisi B DPRD Sumut dan Dinas Kehutanan Sumut, Kamis (12/01/2017), di Aula Catur Prasetya Mapolda Sumut.
"Kita akan melaksanakan operasi perambahan hutan di beberapa lokasi wilayah Sumut, terkait potensi konflik masalah lahan, perkebunan, masalah hutan. Selama ini polisi menyelesaikan masalah yang muncul dalam hal penegakan hukumnya, namun akar masalahnya belum terselesaikan," ungkap Rycko.
Jenderal bintang dua ini menegaskan, operasi perambahan hutan akan dimulai awal Februari mendatang. Polda bersama Dinas Kehutanan akan melakukan mapping dan operasi penegakan hukum.
"Beberapa agenda kerja yang dilakukan termasuk rencana operasi yang akan dilaksanakan. Tentu saja menjadi hal yang harus didukung oleh Pemprovsu dan DPRD Sumut. Dan ini menjadi titik awal bagi kita untuk bekerjasama, karena hutan Sumut sebagai paru-paru dunia, hutan sebagai sumber air," tegasnya.
Sebelumnya, Dir Reskrimsus Poldasu, Kombes Pol Toga Habinsaran Panjaitan di kesempatan itu memaparkan, sepanjang tahun 2016, pihaknya menangani 12 kasus perambahan hutan. Dalam dari 12 kasus itu, sudah ditetapkan 20 tersangka dan saat ini sudah dilimpahkan ke jaksa atau P21.
"Salah satunya masalah perambahan hutan mangrove di Kabupaten Langkat, dan kita sudah menginventarisir hutan mangrove yang sudah digarap masyarakat di Langkat lebih kurang 300 hektar," paparnya.
Kapolres Langkat, AKBP Mulya Hakim Solichin membenarkan hal itu. "Di Langkat ada perambahan hutan mangrove, hutan TNGL sudah hampir 10 ribu pengungsi yang tinggal di sana dan sulit dilakukan penggusuran. Permasalahan di sana terkait dengan batas yg perlu penangan khusus oleh seluruh instansi terkait untuk penertibannya," bebernya.
Persoalan perambahan hutan lainnya juga terjadi di Kabupaten Karo. "Betul ada perambahan hutan di wilayah Tanah Karo, luasnya saat ini tidak ada yang bisa menghitung," aku Kapolres Karo, AKBP Rio Nababan.
Fakta yang tak jauh berbeda juga terjadi di Kabupaten Labuhanbatu. "Di Labuhanbatu, ada 2 permasalan yaitu hutan mangrove yg sdh ditangani Ditreskrimsus dan masalah sengketa antara PT Labuhanbatu Indah dengan masyarakat Desa Hetapang," ucap Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang.(BS04)
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa
Suasana di depan Kantor Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mendadak tegang. Massa aksi Dewan Peduli Negri kali ini yang dipimpin oleh K
Peristiwa
beritasumut.com Hening malam waktunya istirahat bagi setiap orang. Namun kondisi dinginnya malam menjadi teman yang mengiringi perjalanan p
Sosok