Rabu, 20 Mei 2026

Seribuan Rumah di Langkat Mengalami Retak-Retak Akibat Survey Seismik

Kamis, 01 Desember 2016 11:22 WIB
Seribuan Rumah di Langkat Mengalami Retak-Retak Akibat Survey Seismik
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Seribuan rumah di Desa Sei Siur dan Desa Sei Meran, Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mengalami retak-retak di bagian dinding bangunan akibat kegiatan survey seismik, Kamis (01/12/2016).

Warga yang dijanjikan mendapatkan dana kompensasi sampai kini belum menerima apapun. Retak retak terjadi pada bagian dinding rumah, mulai dari bagian atas dinding rumah hingga bagian bawah.

Salah satunya adalah rumah Abbas, warga Dusun 1, Desa Sei Siur. Dikatakan Abbas, saat peledakan dinamit terjadi, timbul getaran hebat layaknya gempa yang menyebabkan rumahnya retak-retak.

"Warga khawatir retak-retak ini lambat laun akan meneybabkan rumah kami runtuh. Sementara, tidak ada pertanggungjawaban dari pihak PT El Nusa selaku pemegang proyek untuk melakukan ganti rugi," jelasnya.

Masih kata abbas, sebelum melakukan peledakan, PT El Nusa telah melakukan sosialisasi dan berjanji akan mengganti rugi seluruh rumah warga yang terkena imbas dari ledakan tersebut.

"Mereka pernah berjanji sama warga mau mengganti rugi, namun sampai sekarang belum juga ada ganti rugi, bahkan pihak perusahaan belum ada menemui warga yang rumahnya rusak," sebutnya.

Selain dinding rumah, sejumlah mesjid di empat desa ini juga menglami retak-retak. Kerusakan rumah dan mesjid ini terjadi pasca kegiatan survey seismik yang dilakukan karyawan PT El Nusa di Kabupaten  Langkat.

Para pekerja melakukan survey seismik dengan cara mengebor tanah hingga kedalaman 30 meter, kemudian memasukkan dinamit dan meledakkan bom tersebut di dalam tanah.

Survey seismik ini dilakukan untuk mencari potensi kandungan minyak dan gas di dalam tanah. Namun kegiatan ini justru merusak rumah, mesjid hingga tambak ikan warga.

Getaran akibat ledakan dinamit di bawah tanah menyebabkan getaran hebat hingga sebabkan bangunan retak. Kegiatan survey ini telah dilakukan PT Elnusa sejak setahun lalu.

Pt Elnusa menjanjikan akan mengganti seluruh kerusakan yang timbul akibat kegiatan survey seismik ini. Namun hingga kini tak ada warga yang menerima dan kompensasi atau ganti rugi untuk bangunan rumah mereka yang rusak.

"Warga telah berulang kali mendatangi kantir PT Elnusa di Medan namun tidak pernah mendapatkan dana yang dijanjikan," ujar Hanafi, salah seorang penjaga masjid.

Dari data pihak Kecamatan Pangkalan Susu, kegiatan survey seismik ini merusak ratusan rumah di 16 desa yang ada di Kabupaten Langkat.(BS08)

Tags
beritaTerkait
Pantai Barat Simeulue Aceh Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 6,2
Taput Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 4.2
Gempa Tektonik Magnitudo 3,1 Guncang Tapanuli Tengah
Goodby Gangguan Seismik! Teknologi Baru Pengolahan Data dengan Kualitas Terbaik
Kota Sibolga dan Sekitarnya Diguncang Gempa Tektonik Magnitudo 4,5
Gempa Tektonik Magnitudo 5,4 Guncang Aceh, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
komentar
beritaTerbaru
hit tracker