Jumat, 05 Juni 2026

Ratusan Santri Ponpes Ulumul Qur'an Stabat Demonstrasi

Rabu, 23 November 2016 14:23 WIB
Ratusan Santri Ponpes Ulumul Qur'an Stabat Demonstrasi
beritasumut.com/BS08
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Ratusan santri Pondok Pesantren Ulumul Qur'an Stabat melakukan aksi demo di dalam Pesantren. Ratusan santri ini berdemo meminta Ketua Yayasan Pesantren Masri Zein diturunkan karena dianggap sebagai penipu oleh oleh para santri.

"Turunkan Masri, dia penipu, berikan hak-hak kami, jangan cuma janji," ucap para santri yang berorasi, Rabu (23/11/2016).

Para santri yang berorasi masing masing membawa selembaran kertas yang di dalamnya tertulis tuntutan tuntutan para santri.

Pertama, santri menuntut karna kecewa terkait diberhentikan Buya H Ahmad Mahfuzh, mereka menganggap keputusan pemberhentian itu tidak layak dan tidak pantas, santri meminta untuk H Ahmad M untuk diberi kewenangan kembali mengajar.

Kedua, santri merasa biaya makan yang selama ini mereka bayar setiap bulannya tidak sesuai. Ketiga, santri merasa sedih karena kurangnya perhatian kepada santri/ah yang sakit. Sementara selama ini para santri sudah membayar segala administrasi yang diminta oleh pihak pesantren.

Namun sangat di sayangkan sekali, wartawan yang akan meliput aksi para santri ini malah dihalangi oleh pihak keamanan pesantren. "Tidak boleh masuk pak, kegiatan ini tidak boleh dimediakan pak, pimpinan kami melarangnya pak," ujar salah seorang security yang enggan disebutkan namanya.(BS08)

Tags
beritaTerkait
AMPMSU Desak Polrestabes Medan Ungkap Dugaan Produk Kecantikan Ilegal di Toko Intan Cosmetic
Pemprov Sumut Terus Mendorong Terwujudnya Ekosistem Demokrasi yang Sehat
Reses DPR ke Polres Pematangsiantar, Hinca Pesankan ini ke AKBP Sah Udur
Bupati Langkat Temui Pendemo, Tegaskan Komitmen Perbaikan Jalan di Kecamatan Selesai
Hadiri Bukber Fraksi PD, AHY: Suarakan Aspirasi Rakyat, Sukseskan Pemerintahan Prabowo
Kongres VI Demokrat Bakal Pilih Ketum hingga Pengisi Posisi Bendum
komentar
beritaTerbaru
hit tracker