Kamis, 02 April 2026

15 Orang Diduga Provokator dan Pengerusakan di Penjaringan Diamankan Polisi

Sabtu, 05 November 2016 14:20 WIB
15 Orang Diduga Provokator dan Pengerusakan di Penjaringan Diamankan Polisi
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pihak Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara, ‎telah berhasil mengamankan sedikitnya 15 orang yang diduga sebagai pelaku provokator aksi pengerusakan dan penjarahan yang terjadi di wilayah Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara pada Jumat (04/11/2016) malam kemarin.
‎‎‎
“Kita amankan sekitar 15 orang terkait peristiwa yang terjadi pada Jumat (4-11-2016) malam kemarin. Saat ini status mereka masih terperiksa, kita sedang selidiki unsur keterlibatan mereka dalam aksi melawan polisi semalam,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Yuldi Yusman, Sabtu (05/11/2016).‎

Lanjut AKBP Yuldi Yusman‎ menjelaskan, dalam aksi kerusuhan yang terjadi tersebut, sejumlah titik oknum massa menyebar tindakan kekerasan dan sweeping di sejumlah lokasi jalan tertentu, dimulai dari Jalan Pakin depan Museum Muara Bahari, Jalan Gedong Panjang (Apartemen Mitra Bahari), hingga ke sejumlah akses jalan menuju komplek Pantai Mutiara yang berada di samping Waduk Pluit.‎‎

“Kita sedang periksa apakah ada yang memprovokasi mereka sampai melakukan tindakan kekerasan seperti itu. Aparat kepolisian pasti akan melakukan penegakan hukum dengan akurat dan terukur mengenai siapa-siapa saja yang terlibat dalam kerusuhan semalam,” jelas Yuldi, seperti dilansir tribratanews.com.

Terkait keamanan dilokasi tersebut, Yuldi mengatakan, pihak kepolisian hingga saat ini masih bersiaga di ‎Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara ‎dengan mengerahkan sejumlah pasukan BKO dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Utara, dan petugas berpaka‎ian preman.

“Ada anggota buser kami berpakaian preman yang masih melakukan pemantauan bila ada provokator susulan hendak beraksi langsung kita tangkap. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menjalankan aktifitasnya seperti biasa namun tetap waspada dan menghubungi aparat berwajib bila melihat ada gejala tindakan kekerasan lanjutan,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui sekira pukul 21:00 WIB, massa dengan pihak kepolisian bentrok dengan petugas keamanan Polri dan TNI, massa yang brutal melempari petugas hingga ada yang terluka. Dan untuk meredam aksi tersebut pihak kepolisian menembakkan gas air mata untuk membubarkan aksi massa. Selain melukai petugas, massa juga melakukan pengerusakan toko minimarket dan membakar beberapa kenderaan

Sementara Waka Polda Metro Jaya, Brigjen Suntana mengatakan, dari 15 orang yang diamankan Polres Metro Jakarta Utara,  tidak tertutup kemungkinan para terduga provokator akan bertambah. Namun terkait hal tersebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan.‎

“Jumlah bisa terus bertambah, kita terus selidiki apa yang menyebabkan mereka rusuh. Tapi belum ada korelasi positif apakah kerusuhan di Penjaringan berkaitan dengan aksi demo 4 November kemarin,” jelas Waka Polda Metro Jaya Brigjen Suntana.(BS01)

Tags
beritaTerkait
Demo 212, NU Sumut Imbau Umat Tidak Sholat di Jalan
Aksi Unjuk Rasa Dilindungi Konstitusi dan Undang-Undang
DPRD Medan: BKM Hendaknya Tidak Ikut demo
Waspadai Provokator Saat Aksi Unjuk Rasa 2 Desember
Protes Kasus Ahok Dugaan Penistaan Agama, MUI Deli Serdang Tak Ikut Demo
Polres-Kodim Deli Serdang Siap Amankan Unras 25/11 dan 2/12
komentar
beritaTerbaru
hit tracker