Sabtu, 06 Juni 2026

Kudeta Presiden, Mahasiswa UMN di Jalan Garu III Bentrok

Rabu, 05 Oktober 2016 20:50 WIB
Kudeta Presiden, Mahasiswa UMN di Jalan Garu III Bentrok
BERITASUMUT.COM/BS04
Bentrokan di Kampus UMN Medan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Perebutan 'tahta' Presiden Mahasiswa (Presma) Universitas Muslim Nusantara (UMN), Jalan Garu IIA, Medan, Rabu (05/10/2016) mencekam. Lembaga Mahasiswa UMN yang melakukan kudeta, lantas mengangkat Presma baru secara sepihak. Akibatnya, bentrokan pun tak terhindarkan antara pendukung Prema yang lama dengan yang baru.
 
Alhasil, acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) UMN yang dilaksanakan jam 08.30 wib berantakan.Selain menyebabkan aula yang dijadikan sebagai tempat berkumpulnya para mahasiswa baru porak-poranda, dua orang mahasiswa turut menjadi korban. Bahkan salah satu korban yang diketahui berasal dari Fakultas Ekonomi (FE) UMN sempat dilarikan ke klinik terdekat karena mengalami luka di bagian kepala, diduga karena terkena lemparan batu.
 
Perang sesama mahasiswa itu bermula ketika pihak universitas menggelar acara PKKMB di Aula Kampus UMN. Ketika acara berlangsung, ratusan mahasiswa lainnya yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Muslim Nusantara (UMN) melakukan demo di dalam kampus sambil membakar ban bekas.
 
Dalam orasinya, mereka mempertanyakan legalitas Penjabat Sementara (Pjs) Presma UMN, Roy Ikriadi yang diangkat pihak kampus dengan cara mengkudeta Wawan Kurniawan Saragih, Presma sebelumnya yang dianggap pihak universitas masih aktif.Selain itu, pengangkatan Roy Ikriadi dianggap tidak sesuai konstitusi keorganisasian mahasiswa.
 
Namun aspirasi yang dinyatakan oleh pendukung Presma sebelumnya itu, membuat pihak universitas yang kebetulan menjadi panitia acara PKKNB menjadi tersulut emosinya. Alhasil, bentrokan pun tak terelakkan. Kedua kubu saling serang satu dengan yang lain. Para mahasiswa baru lari terbirit-birit menghindari peperangan. Suasana kampus pun mencekam.
 
Bentrokan berhenti setelah sejumlah petugas keamanan kampus dan puluhan personel Polsek Patumbak datang ke lokasi kejadian. "Salah satu permasalahanya ya ini, mereka mengkudeta Presma yang lama secara sepihak dan mengangkat presiden baru si Roy. Yang mana, pengangkatan itu tanpa dasar yang jelas ataupun tanpa ada diatur di dalam tata laksana kampus (konstitusi keorganisasian mahasiswa)," kata salah seorang mahasiswa UMN.
 
Karena bentrokan itu, lanjut mahasiswa berkulit putih ini, dua orang mahasiswa dari kedua kubu diamankan polisi."Ada korban dari pihak kami yang dilakukan oleh pihak lembaga. Korbanya si Rizi, tersangkanya si Eka. Sekarang si Eka sudah diamankan di Polsek Patumbak," terangnya.
 
Kanit Reskrim Polsek Patumbak, AKP Ferry Kusnadi ketika dikonfirmasi di Mapolsek Patumbak membenarkan peristiwa tersebut. "Iya, ada dua orang dari dua kubu mahasiswa yang kita amankan untuk dikonfrontir," ucapnya.
 
Sebelum dilakukan pemeriksaan di Mapolsek, lanjut Ferry, pihaknya juga sudah melakukan mediasi terhadap dua kubu mahasiswa itu di Kampus UMN. "Tadi pun sudah ada mediasi, kalau sekarang kita intensifkan pemeriksaannya," tuturnya.
 
Pantauan di Mapolsek Patumbak sampai jam 18.48 wib, kedua orang mahasiswa terduga provokator masih diperiksa intensif penyidik Reskrim Polsek Patumbak.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Silaturahmi Presiden dengan Rektor, Sinergi Pemerintah dan Pendidikan Tinggi untuk Masa Depan Bangsa
KPK: Mobil dari Erdogan untuk Prabowo Pemberian Kenegaraan, Tak Perlu Lapor
Perayaan 75 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Turkiye Perkuat Kemitraan Strategis
Presiden Prabowo Sambut Presiden Erdogan dalam Upacara Kenegaraan di Istana Bogor
Mahasiswa Indonesia di India Sambut Hangat Kedatangan Presiden Prabowo Subianto
Presiden AEF Nilai Olahraga Berkuda di Indonesia Berkembang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker