KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Beritasumut.com-Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut membongkar peredaran sabu-sabu jaringan internasional yang masuk ke Indonesia. Hasilnya, tiga pelaku asal Aceh diciduk usai melakukan penyelidikan kurang lebih selama tiga pekan.
Modus pengungkapan yang dilakukan polisi sama seperti sebelumnya. Yakni, dengan cara undercover buy atau menyamar sebagai pembeli narkoba. Ketiganya adalah M Jamil, Abdul Aziz dan Jalaluddin.
Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Hilman Wijaya menjelaskan, ketiganya dibekuk di seputaran Jalan Ringroad, Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang. Sebelumnya, petugas menyaru sebagai pembeli, telah ketemu dengan tiga tersangka itu di Jalan Medan-Binjai KM 16.
Menurut Hilman, proses penyelidikan untuk deal membeli sabu itu berlangsung alot. Begitupun, pihaknya berhasil sepakat dengan pembeli untuk membeli sabu tersebut.
Menurutnya, ketiga warga Aceh ini disuruh oleh seorang bandar besarnya berinisial P. Kata Hilman, saat ini bandar besar berinisial P itu berada di Malaysia."Mereka (tersangka) menerima barang dari orang suruhan si P atau perantaranya. Ketiga tersangka itu dapat komando dari P untuk menemui orang suruhan si P tersebut," kata Hilman, Selasa (06/09/2016).
Namun, Hilman tak dapat memastikan kalau bandar besar berinisial P itu merupakan jaringan internasional. "Kemungkinan iya. Karena asumsi saya, kalau barang bukti itu dibungkus dalam goni wang yang dikemas dalam bubuk teh china. Contohnya, kasus sebelumnya ada ditemukan di Labuhanbatu. Tapi saat ini kami masih melakukan pengembangan," tambah Hilman.
Hilman menambahkan, ketiga pelaku memiliki peran yang berbeda. Dua diantaranya kurir yang membawa kristal putih itu dari Aceh menuju Kota Medan. Masing-masing M Jamil dan Abdul Azis. Sedangkan seorang lagi, Jalaluddin adalah tim survey yang mengkondisikan lokasi transaksi aman dari endusan polisi.
Lantas darimana ketiganya ini kenal dengan bandar besar itu? "Hasil interogasi penyidik, mereka pernah kerja di Malaysia. Saat di Malaysia itulah, mereka kenall dengan bandar besar tersebut," tandas Hilman seraya bilang, kalau ketiganya sudah menerima upah dari P senilai Rp16 juta.
"Nanti kalau sudah selesai (beres transaksi), mereka akan dapat upah tambahan lagi," pungkas perwira dengan dua melati emas di pundaknya ini.
Sementara, tersangka Jalaluddin mengakui, kalau tugasnya menjadi tim survei yang lebih dulu bergerak ke Kota Medan guna mensterilkan tempat transaksi barang haram tersebut. Tapi, Jalaluddin sebut, tidak kenal terhadap M Jamil dan Abdul Aziz.
"Saya enggak tahu, dipanggil dan diajak ke Medan untuk lihat rumah. Masih dikasih ongkos operasional saja. Makan, ongkos mobil dan lainnya," sebut Jalaluddin.
Lain halnya dengan M Jamil. Bapak anak dua ini mengakui kenal dengan bandar berinisial P tersebut. Bahkan, aku Jamil, P itu kawannya dulu. "Rp16 juta kami diupah. Sudah dikasih cash," ungkapnya.(BS04)
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa