Sabtu, 16 Mei 2026

Pembuatan SIM Susah, Ustad Dahrul Akan Turunkan Massa Demo MSDC

Jumat, 02 September 2016 22:45 WIB
Pembuatan SIM Susah, Ustad Dahrul Akan Turunkan Massa Demo MSDC
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Medan Safety Driving Centre (MSDC)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Keberadaan Medan Safety Driving Centre (MSDC) di Jalan Bilal Medan dikeluhkan oleh warga Medan yang ingin mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM) A dan SIM C. Pasalnya, warga menilai untuk membuat SIM cukup susah, karena harus terlebih dahulu mendapat sertifikat dari MSDC.
 
Mursyid Majelis Dzikir Ash-Sholah Pusat, M Dahrul Yusuf mengaku sangat menyesalkan pimpinan Polri di Sumut dan Kota Medan, yang lambat menindak tegas oknum  pengelola MSDC.Menurut Ustad Dahrul, pungutan biaya mencapai Rp 450 ribu untuk mengambil sertifikat di MSDC Jalan Bilal Medan sangatlah tidak wajar. "Itu namanya mencekik leher masyarakat,” ujar mantan Ketua FPI (Front Pembela Islam) Sumut itu.
 
Ustad Dahrul mengaku akan menurunkan massa sekitar 5.000 orang untuk berunjuk rasa ke MSDC Jalan Bilal Medan menuntut aturan pembuatan SIM harus melalui MSDC.
 
Seperti diketahui sebelumnya, beberapa waktu lalu, puluhan supir yang tergabung dalam Kesatuan Supir dan Pemilik Kendaraan (Kesper) Kota Medan menggelar aksi di depan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumut.Dalam aksinya, massa meminta Polda Sumut untuk menutup dan membubarkan MSDC, karena dinilai telah menjual sertifikat dengan dalih pengurusan SIM.
 
Di tempat terpisah, Jimmy, selaku pihak dari MSDC mengelak saat dimintai konfirmasi terkait hal tersebut."Gak ada wewenang saya untuk memberikan klarifikasi, sebab saya berada di Jakarta," ujarnya.
 
Menurut Jimmy, keberadaan MSDC itu  untuk merubah sistem keselamatan dalam mengemudi kendaraan bermotor.Setelah mendaftar ke Satuan Administrasi Penerbitan SIM Polresta Medan (Satpas), peserta akan diberikan pengujian tentang berkendara untuk keselamatan.Seperti diketahui, MSDC adalah lembaga swasta yang bermitra dengan Polresta Medan dalam menerbitkan sertifikat SIM. Tanpa memiliki sertifikat yang harganya relatif mahal dari lembaga tersebut, pemohon SIM akan dipersulit.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
PB FPI Sosialisasikan Olahraga Pickleball di Indonesia
IM3 Ajak Masyarakat Kota Medan Temukan Makna untuk Bersama di Bulan Ramadan dengan Simpelnya IM3
Daftar Peraih Penghargaan Individu dan Tim Liga 2 2024/2025
PSIM Yogyakarta Juara Liga 2 usai Kalahkan Bhayangkara FC 2-1
Resmikan Revitalisasi Pasar Simalingkar, Walikota Medan : Pembangunan ini Konsep Kolaborasi Pemerintah dan Pedagang
PSIM Promosi ke Liga 1, Tantang Bhayangkara FC di Final Liga 2
komentar
beritaTerbaru
hit tracker