KADIN Sumut: Kelangkaan BBM Ancam Iklim Usaha dan Stabilitas Ekonomi Daerah
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Beritasumut.com-Pasca kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai, aparat negara di birokrasi pemerintahan meminta semua masyarakat agar menahan diri untuk kembali mengkondusifkan keamanan.
"Kita minta masyarakat agar menahan diri. Saat ini pihak keamanan sudah dan terus berupaya untuk mengendalikan keamanan semaksimal mungkin di Tanjungbalai dan daerah lainnya," ujarnya Gubernur Sumatera Utara, H Tengku Erry Nuradi kepada wartawan, usai menghadiri acara Musyawarah Masyarakat Adat Batak dan Rapat Kerja Nasional Punguan Simbolon Dohot Boruna di Parapat-Simalungun, pertengahan pekan ini.
Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara atau BIN, Sutiyoso yang juga hadir dalam acara tersebut, menyakini kerusuhan di Tanjungbalai, Sumatera Utara tidak akan merembet ke daerah lain. "Keyakinan kita, hal ini tidak akan merembet ke daerah lain. Karena kejadian di Tanjungbalai itu sifatnya spontanitas," jelasnya.
Baca Juga:
Kepala BIN menilai kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai bukan karena ada masalah SARA, namun hanya spontanitas yang disebutkan akibat adanya protes adzan dari Masjid yang dinilai terlalu kuat oleh seorang warga Tionghoa. "Tidak merembet soal keyakinan," imbuh Sutiyoso.
Sutiyoso mengatakan, kerusuhan yang terjadi sudah bisa ditangani dengan baik. Dalam hal ini, menurutnya pihak kepolisian sudah punya pengalaman penanganan terhadap kejadian serupa yang terjadi di Papua. "Dengan pengalaman serupa yang sudah pernah terjadi di Papua, BIN yakin kerusuhan sudah bisa ditangani dengan baik," katanya.
Baca Juga:
"Masyarakat harus menahan diri karena negara kita terdiri dari beragam suku bangsa dan agama. Harus saling menghargai satu sama lainnya. Aparat juga diminta jangan lengah dan pemerintah daerah (pemda) juga harus turut membantu mengatasi konflik," ujar Sutiyoso.
Di kesempatan yang sama, Wakil Presiden Jusuf Kalla justru enggan berkomentar terkait kasus yang terjadi di Tanjungbalai. "Serahkan penanganan pada polisi," katanya sesaat sebelum meningalkan lokasi acara yang berada di kawasan Pantai Bebas, Parapat.
Menanggapi kejadian ini, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting, menjelaskan pihak keamanan sudah dan terus mengendalikan situasi keamanan di Tanjungbalai setelah terjadi kerusuhan pada Jumat (29/07/2016) malam kemarin.
"Tujuh warga yang melakukan penjarahan sudah diamankan ke Mapolres Tanjungbalai untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Untuk menjamin keamanan di Tanjungbalai, pihak kepolisian terus menyiagakan personel di berbagai lokasi," tandas Humas Poldasu. (BS04)
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Sabtu (4/7/2026) pagi kembali membongkar upaya peredaran narkotika yang dikemas dalam vape, atau yang
Peristiwa
CitraLand Tanjung Morawa kembali menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan melalui Program Bedah Rumah bagi masyarakat di s
Berita
beritasumut.comKomandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Serti
Peristiwa
Putri Saraswati Dewi memohon dan berharap pihak Polrestabes Medan membebaskan suaminya (Roberto) yang saat ini masih ditahan. Ia menyatakan
Peristiwa
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara resmi menjalin kerja sama dengan Mogilev Branch of the Belarusian Chamber o
Ekonomi
beritasumut.comTransisi energi bukan sekedar peralihan dari sumber energi fosil menjadi ramah lingkungan. Sistemnya harus berkelanjutan dan
Peristiwa
puluhan massa yang tergabung dalam Forum Keadilan Sosial Rakyat Indonesia (FRAKSI) menggelar aksi unjuk rasa damai di depan Markas Kepolisia
Peristiwa