Jumat, 17 April 2026

Usai Maria, Giliran Ambrosia Kusi Lari dari Tempat Penampungan TKI Milik Angel

Kamis, 28 Juli 2016 21:32 WIB
Usai Maria, Giliran Ambrosia Kusi Lari dari Tempat Penampungan TKI Milik Angel
Beritasumut.com/BS04
Ambrosia Kusi 
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Usai Maria, warga Kupang yang nekat melompat dari lantai 2 rumah milik Angel yang dijadikan sebagai tempat Penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Jalan Eka Rasmi, Komplexk Taman Ubud, Medan, beberapa waktu lalu. Kini giliran Ambrosia Kusi (29), Warga Nusa Tenggara Timur yang lari dari rumah tersebut.

Bernaung di bawah PT Cut Sari Asih, Ambrosia mengaku tidak diijinkan pulang ke kampung halamannya untuk melihat anaknya yang sakit keras oleh Angel."Saya lari dari situ. Saya diantar tukang becak ke kantor LBH Medan. Saya sudah dua minggu di tempat tersebut, tapi hingga belum dapat majikan," ujar Ambrosia.

Kepala Divisi Nonlitigasi LBH Medan Ismail Lubis menjelaskan, Ambrosia mendatangi kantor LBH Medan di Jalan Hindu, Rabu (27/7/2016) kemarin. "Saat itu Ambrosia mendatangi kantor LBH, dan berdiri saja depan kantor. Saat ada kawan kita keluar dilihatnya Ambrosia berdiri dan menangis di depan kantor LBH Medan. Lalu dia disuruh masuk oleh ke kantor," ujar Ismail, Kamis (2/07/2016).

Baca Juga:

"LBH Medan berupaya melindungi Ambrosia yang diperlakukan seperti bukan manusia. Apalagi sebelumnya di tempat itu juga ada pembantu rumah tangga yang lompat dari lantai 2," jelas Ismail. ( BS04)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Korban Tewas Akibat Kebakaran di Los Angeles Bertambah Jadi 16 Orang
DCO Seceast Kunjungi Prajurit Angel Of Blue Line
Tak Digaji, Wanita Timor Leste Ini Lari dari Rumah Majikan di Kompleks Mutiara Residence Percut Seituan
Archangel dam SST, Sebuah Inovasi Teknologi untuk Lindungi Data dari Serangan Siber
Teater Santa Angela Bermimpi Pentas ke Jakarta dan Ditonton Banyak Orang
Kasus Human Trafficking PT Cut Sari Asih, Subdit Renakta Wacanakan Penerbitan DPO
komentar
beritaTerbaru
hit tracker