Guntur Sahputra Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Secara Aklamasi
Guntur Sahputra kembali dipercaya memimpin PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai setelah terpilih secara aklamasi dalam Rapat Pemilihan
Peristiwa
Beritasumut.com-Pengejaran pelaku pembunuhan pengusaha katering, Monang (48), yang ditemukan tergeletak berlumuran darah di Jalan MT
Haryono simpang Jalan Surabaya, Medan, Senin (18/07/2016) subuh, jam 04.30 WIB terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
Untuk mendukung pengungkapan kasus perampasan sepeda motor disertai pembunuhan itu, Polda Sumut dan Polresta Medan dilibatkan. Kepolisian telah mengumpulkan bukti petunjuk untuk menangkap pelakunya."Mudah-mudahan, doa kan saja segera terungkap. Kita sudah bentuk tim khusus bersama Poldasu dan Polresta Medan. Ada CCTV di sekitar lokasi kejadian yang kita jadikan sebagai petunjuk," ujar Kapolsek Medan Kota, AKP Martuasah Hermindo Tobing, Selasa (19/07/2016).
Namun, Martuasah mengaku, kondisi cuaca yang sedang hujan saat peristiwa terjadi, membuat pelaku leluasa beraksi. Diduga, pelaku terlebih dahulu mengamati korbannya dan cuaca yang mendukung.
Baca Juga:
Ditanya soal motivasi dan kronologi kejadian sebenarnya, Martuasah belum bersedia memberikan keterangan lebih, karena pelaku masih dalam penyelidikan. Dia hanya mendukung dan berharap tim khusus cepat berhasil menangkap pelaku yang membawa kabur sepeda motor korban."Maklumlah, waktu kejadian itu kan sedang hujan, jadi terlihat kurang jelas. Kita tunggu ajalah tim khusus," tukasnya.
Sebelumnya, pengusaha katering, Monang (48), ditemukan tewas di Jalan MT Haryono simpang Jalan Surabaya, Senin (18/07/2016) pagi. Korban tewas berlumuran darah setelah ditikam dari arah belakang dalam posisi masih menggunakan helm.Warga Jalan Ternak Medan Polonia itu telentang di pelataran ruko warga.
Baca Juga:
Darah menggenang dari balik jaket hitam yang dikenakan korban. Pria yang disebut kelahiran Kutacane, Aceh Tenggara itu tewas sambil menggenggam handphone. Bungkusan plastik juga berada di antara sela kakinya.‬Monang diduga telah menjadi korban pembegalan karena di sekitar lokasi tidak ditemukan sepeda motor yang diduga miliknya.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu menyebut, Monang tewas setelah ditikam di sekitar pundaknya saat hendak belanja ke Pasar Seram, Jalan Seram. Rencananya, pria keturunan tionghoa ini hendak membeli sayur untuk keperluan usaha kateringnya. "Saat itu korban hendak belanja untuk usaha kateringnya," terang Martualesi.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Delitua ini mengatakan, berdasarkan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP), tidak ditemukan sepeda motor Honda Beat milik korban, sedangkan dompet dan handphone tidak diambil. "Diperkirakan peristiwanya sekitar jam 04.30," pungkasnya. (BS04)
Guntur Sahputra kembali dipercaya memimpin PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai setelah terpilih secara aklamasi dalam Rapat Pemilihan
Peristiwa
beritasumut.com Perjuangan hukum yang dilakukan Pengacara PT Belawan Indah (PT BI), Dr Darmawan Yusuf, S.H., S.E., M.Pd., M.H., Pimpinan La
Peristiwa
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maru
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menginformasikan bahwa pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch
Peristiwa
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI Dr. Akhm
Peristiwa
beritasumut.com Teknologi rumah pintar berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di Kota Medan semakin banyak. PT LG Ele
Tekno
Kabar kehilangan dokumen penting datang dari seorang pemuda asal Medan, Heri Kurniawan Panjaitan. Dokumen Transkrip Nilai Strata Satu (S1) m
Peristiwa
beritasumut.com Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah w
Ekonomi
Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Rabu (8/7/2026) sore menggerebek sarang narkoba di kawasan Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, yang t
Berita
Diduga PT Verena Multifinance dan Pan Pacifik Insurance Sabah mengabaikan dua kali annmaning (teguran) dari Pengadilan Negeri Medan terkait
Peristiwa