Sabtu, 18 April 2026

Ain, Korban Trafficking oleh Warga Malaysia Ini Berasal dari Medan

Senin, 11 Juli 2016 16:34 WIB
Ain, Korban Trafficking oleh Warga Malaysia Ini Berasal dari Medan
Beritasumut.com/Ilustrasi
Korban Trafficking
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Tak disangka, nasib malang menimpa gadis cantik bernama Ain (19), warga Jalan Sidorukun, Gang Sawo, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur. Mimpinya bekerja dengan iming-iming gaji Rp 7 Juta per bulan buyar sudah. Kenyataannya, Ain malah disekap dan diperkosa oleh warga Malaysia yang dulu menjanjikan pekerjaan kepadanya.

Peristiwa tragis ini diketahui oleh Ayah Ain, Fendi. Dia mengakui, dia menerima telepon dari anaknya. Ain mengakui, dirinya disekap dan dijadikan budak seks oleh warga Malaysia.

Fendi mengatakan awalnya Ain dibawa oleh warga Malasia berinisial HSB dan RN, karena diiming-imingi bekerja di salah satu perusahaan di negara Malaysia.

Baca Juga:

"Dia dijanjikan dapat gaji Rp 7 Juta per bulan. Soalnya habis tamat sekolah, anak saya belum dapat pekerjaan di Medan. Karena HSB dan RN minta izin sama kami, makanya Ain kami izinkan bekerja di Malaysia. Ternyata kami ditipunya," papar ayah Ain dengan kecewa.

Dia menjelaskan, "Sewaktu Ain menelepon saya suara Ain terisak meminta tolong dibebaskan. Ain disekap warga Malaysia dan mereka minta uang tebusan Rp 20 juta. Tapi pas kami telepon balik nomor teleponnya sudak tidak aktif lagi," jelas Fendi.

Baca Juga:

"Kasus Ain katanya kasus trafficking. Jadi saya disuruh penyidik Polresta Medan untuk lapor ke Poldasu saja. Mudah-mudahan pihak kepolisian bisa menemukan keberadaan anak saya Ain yang di sekap warga malaysia. Soalnya sampai sekarang kami tidak tahu keberadaan nasib anak kami Ain. Saya dengar di telepon, warga malaysia itu bilang cepat sedikit bicaranya sama keluarga kamu. Cuma sekali itu Ain menelfon kami," tandasnya.

Keluarga Ain berharap pihak petugas kepolisian bisa menemukan yang menyekap anaknya. "Kami orang susah, kami tak punya uang Rp 20 Juta untuk menebus anak kami," ungkap keluarga Ain. (BS04)

Tags
beritaTerkait
Peduli Korban Banjir Bandang, Anindya Bakrie Salurkan Bantuan Kadin ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
Terdampak Puting Beliung, Pemko Pematangsiantar Berikan Bantuan untuk Panti Asuhan Filadelfia
Prabowo Terbitkan Aturan Baru, Korban PHK Dapat 60% Gaji Selama 6 Bulan
Anak Korban Penganiayaan di Nias Selatan Jalani Perobatan ke RS Bhayangkara Medan
Bakamla RI Selamatkan Enam Orang Korban Kapal Tenggelam di Perairan Banten
komentar
beritaTerbaru
hit tracker