Jumat, 01 Mei 2026

Tuntut Izin PT M3 Dicabut dan Lurah Tapus Dicopot, Warga Blokir Jalinsum

Kamis, 13 Agustus 2015 17:08 WIB
Tuntut Izin PT M3 Dicabut dan Lurah Tapus Dicopot, Warga Blokir Jalinsum
M Saima Putra.
Massa pengunjuk rasa nyaris bentrok dengan kepolisian di Jalinsum.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Hari kedua demo masyarakat Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, KabupatenMandailing Natal (Madina) yang menuntut izin perusahan tambang PT Madina Madani Mining (M3) dicabut, dan Lurah Tapus dicopot, warga memblokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) simpang kantor Bupati Madina, Panyabungan, Kamis (13/8/2015) sekira pukul 08.30 WIB.

Aksi pemblokiran Jalinsum mengakibatkan jalanan macet kurang lebih satu kilometer. Massa pengunjuk rasa yang sebagian ibu rumah tangga, sempat bersitegang dengan aparat kepolisian.

Sebelumnya, juga sempat terjadi keributan antara aparat kepolisian yang mengawal unjuk rasa dengan para pemuda yang tidak menerima adanya aksi dorong-dorongan karena ada ibu-ibu dan anak-anak yang ikut dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Setelah beberapa jam terjadi keributan antara masyarakat dan kepolisian, akhirnya massa pengunjuk rasa beranjak meninggalkan Jalinsum dan berjalan menuju perkantoran Bupati Paya Loting guna bertemu dengan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution. 

Sesampainya di kantor Bupati Madina, selang beberapa menit Bupati Dahlan Hasan didamping pejabat lainnya menemui massa dan langsung mengadakan dialog terkait permasalahan dan permintaan masyarakat.

Bupati Dahlan kepada massa pengunjuk rasa mengatakan segera menyelesaikan permasalahan yang disampaikan pengunjuk rasa. Untuk menyelesaikan konflik, Dahlan meminta waktu beberapa hari.

“Saya meminta masyarakat tenang, dan saya juga meminta supaya masyarakat pulang ke kampung halaman dan silahkan memilih utusan 10 orang untuk tinggal di sini bersama saya agar permasalahan ini dapat kita selesaikan,” ujar Dahlan.

Terkait permintaan masyarakat supaya Lurah Tapus dicopot, Dahlan akan mencopot Lurah Tapus, besok. 

Terkait 10 perwakilan masyarakat yang tinggal, Bupati Dahlan bertanggung jawab. “Silahkan tidur di rumah saya. Jangan melakukan aksi menginap di DPRD, nanti sakit,” tegasnya.

“Saya juga putra asli pantai barat, tidak akan saya biarkan kalian teraniaya di sana dan masalah berbuat untuk pantai barat, saya sudah banyak berbuat buat daerah tersebut,” imbuh Dahlan.

Setelah kesepakatan tercapai, berangsur-angsur masyarakat Tapus membubarkan diri kembali ke Tapus. (BS-026) 

Tags
beritaTerkait
Pemkab Madina Mediasi Sengketa Lahan Warga Tapus Dengan PT M3
Datangi DPRD Madina, Masyarakat Tapus Tuntut Izin PT M3 Dicabut dan Lurah Tapus Dicopot
Tolak PT SMGP, Masyarakat Madina Kembali Blokir Jalinsum
Warga Tapus Ucapkan Terima Kasih Kepada Bupati Madina
Masyarakat Madina Blokir Jalinsum, Tuntut PT SMGP Hengkang
Pansus PT M3 Gate DPRD Madina Akan Sidak ke Lokasi Tambang
komentar
beritaTerbaru
hit tracker