Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Panyabungan, (beritasumut.com) – Warga Kelurahan Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengucapkan terima kasih kepada Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution atas sejumlah pembangunan di Tapus. Selama ini masyarakat sangat mengharapkan pembangunan tersebut.
Demikian disampaikan Lurah Tapus Saipuddin Lubis di Panyabungan, Senin (17/11/2014).
Dikatakannya sejak dua tahun terakhir baru terlihat adanya pembangunan di Tapus. Pada Tahun 2012 dilakukan cetak sawah seluas 450 hektare. Program cetak sawah ini sangat membantu masyarakat petani karena tanpa adanya cetak sawah maka masyarakat petani akan semakin sulit untuk meningkatkan perekonomian.
Kemudian pembangunan pagar kuburan. Selama ini kuburan terlihat seram dan menakutkan. Namun saat ini sudah terlihat indah karena telah dibangun pagar kuburan di Tapus. Ini tidak terlepas dari kebijakan Bupati Madina untuk memajukan masyarakat pedesaan.
Disamping itu pembangunan program Nasional Pemberdyaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM) yang telah selesai dilaksanakan pembangunannya menuju Dusun Simaung. Selama ini jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Namun setelah adanya PNPM, jalan tersebut telah dapat dilalui kendaraan roda empat. Ini juga bertujuan untuk peningkatan perekonomian masyarakat sesuai visi misi Bupati Madina.
Lalu sarana air bersih selama ini tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Saat ini sedang dilakukan pembangunan, karena selama ini sarana air bersih tersebut terus menjadi persoalan bagi masyarakat. Jika musim kemarau sangat sulit mendapatkan air bersih. Atas upaya yang dilakukan Pemkab Madina, sekarang sedang berlangsung pembangunannya, ungkap lurah.
“Untuk itu kami atas nama masyarakat Kelurahan Tapus mengucapkan terima kasih atas pembangunan yang telah masuk ke kelurahan kami dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Ke depan kami bermohon kepada Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution untuk pembangunan kantor lurah karena sampai saat ini sejak Tahun 2007 belum ada kantor lurah,” ujarnya.
Masyarakat Tapus juga butuh pembangunan drainase karena drainase yang sudah ada tidak pernah dilakukan perbaikan dan kondisi drainase tersebut sudah hancur. Bila musim hujan drainase tidak mampu menampung air sehingga rumah penduduk terendam air akibat tidak berfungsinya saluran drainase, pungkasnya.
(BS-026)
Tags
beritaTerkait
komentar