Sabtu, 30 Mei 2026

2 Warga Tertembak, Kapolsek Helvetia Klaim Penggerebekan Sudah Sesuai Prosedur

Selasa, 21 Juli 2015 16:12 WIB
2 Warga Tertembak, Kapolsek Helvetia Klaim Penggerebekan Sudah Sesuai Prosedur
Dokumentasi
Junaidi korban penembakan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Kapolsek Helvetia Kompol Ronni Bonic mengatakan, penangkapan dan penggerebekan yang dilakukan Kanit Intel AKP Zulkifli Harahap dan anggotanya di Jalan Karya VII, Helvetia, Senin (20/7/2015) hingga menyebabkan tertembaknya Junaidi (35) dan keponakannya April Andreas (15), sudah sesuai prosedur.

"Sudah sesuai prosedur penggerebekan untuk menangkap pelaku kejahatan Agus Selamat  Saragih, Hermanto Damanik dan Firdaus (melarikan diri)," katanya di Mapolsek Helvetia, Selasa (21/7/2015).

Ronni juga mengaku, telah mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan terhadap pelaku kejahatan tersebut. "Ada kok SPKAP-nya kita keluarkan dan saya yang menandatangani," akunya.

Ronni menjelaskan, suasana penggerebekan untuk menangkap pelaku kejahatan dalam keadaan ricuh. Dimana, warga menyerang dan merusak mobil petugas yang hendak membawa pelaku.

"Ricuh memang. Ramai warga di sana yang ingin menyelamatkan pelaku," katanya sembari memperlihatkan foto mobil hitam BK 1112 yang dikerumuni warga di lokasi kejadian.

Namun, mobil yang ditunjukkan Ronni berbeda dengan mobil yang diduga dirusak warga.

Dalam foto yang ditunjukkannya, mobil yang membawa pelaku dan dikerumuni warga berwarna hitam. Sementara mobil yang diduga dirusak warga berwarna Silver B 1423 AZ. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Enggan Beberkan Penggerebekan Satlantas Polresta Medan Oleh Mabes Polri
2 Warga Tertembak, Propam Polresta Medan Temukan Kelalaian Petugas Dalam Lakukan Penggerebekan
Sebelum Jatuh, AF Mondar-mandir di Kamar Hotel
Jatuh Dari Lantai 6 Hotel, Polisi Selidiki Kasus Tewasnya AF
2 Orang Diamankan Dari Kamar 603 Hotel Grand Kanaya
Warga Melawan, Penggerebekan Rumah Terduga Bandar Narkoba Tak Membuahkah Hasil
komentar
beritaTerbaru
hit tracker