Selasa, 13 Oktober 2026

Gubernur Sumut Ikut Bopong Mayat Korban Jatuhnya Pesawat Hercules

Selasa, 30 Juni 2015 19:36 WIB
Gubernur Sumut Ikut Bopong Mayat Korban Jatuhnya Pesawat Hercules
Istimewa
Kasau Marsekal Agus Supriatna dan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho di lokasi jatuhnya pesawat Hercules TNI AU.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho mengucapkan bela sungkawa turut berduka cita atas musibah yang menimpa awak dan penumpang pesawat Hercules yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015) siang.

"Saya atas nama masyarakat dan pemerintah Provinsi Sumatera Utaramegucapkan turut berduka cita atas musibah ini, mohon doa seluruh rakyat agar korban diterima amal dan ibadahnya dan diampukan dosa-dosanya, terlebih saat ini kita berada pada Ramadan yang merupakan bulan pengampunan," ujar Gubernur Sumut di lokasi kecelakaan.  

Gubernur memantau langsung dan mengkoordinasikan proses penanganan kecelakaan pesawat Hercules. Ketika sedang menghadiri Rapat DPRD Sumut, Gubernur langsung menuju ke lokasi kecelakaan sesaat setelah mendapat kabar. Di lokasi, Gubernur Sumut ikut membantu evakuasi dan sempat ikut membopong mayat korban. Dari lokasi kecelakaan Gubernur beserta Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo, Pangkosekhanudnas III Marsekal Pertama Arief Mustofa dan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin ikut mengkoordiasikan evakuasi dan penanganan kecelakaan pesawat yang terjadi di tengah pemukiman tersebut.

Kepada awak media, Gubernur Sumut menjelaskan semua anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) beserta jajarannya turun ke lokasi untuk membantu penangan yang dipimpin oleh Pangkosekhanudnas III. 

"FKPD beserta seluruh jajarannya, Tim SAR, Pemprov Sumut dan Pemko Medan ikut membantu Pangkosekhanudnas III yang bertanggungjawab dalam penanganan kecelakaan ini," kata Gubernur Sumut.

Pemprov Sumut dan Pemko Medan sudah menurunkan beberapa alat berat berupa eskavator untuk mengangkat reruntuhan dan puing pesawat yang menimpa bangunan tersebut.

Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna yang tiba di lokasi sore harinya menjelaskan bahwa berdasarkan manifest terdapat 123 penumpang ditambah 12 awak pesawat Hercules naas itu. Ke-12 awak terdiri atas tiga penerbang, satu navigator dan delapan teknisi. 

"Penumpang maupun awak tidak ada yang selamat," kata Agus.

Pesawat bertolak dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Selasa (30/6/2015) pagi pukul 06.00 WIB dan singgah ke Pekanbaru, Dumai sebelum mendarat di Lanud Soewondo, Medan. 

Dari Lanud Soewondo pesawat yang membawa prajurit TNI keluarga rencananya terbang  menuju Tanjung Pinang. Namun sesaat setelah take off pesawat buatan Amerika Serikat Tahun 1964 itu mengalami kecelakaan. 

Dijelaskan Agus, sesaat setelah take off ada permintaan return to base mengindikasi adanya kerusakan pesawat. 

"Pilot minta kembali, pasti ada sesuatu kerusakan. Namun pada saat handle kembali, ternyata tidak mampu hingga terjadi kecelakaan," kata Agus.

Hingga sore, sebanyak 50 mayat berhasil dievakuasi ke RS Adam Malik Medan dimana 23 diantaranya sudah bisa diidentifikasi. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Belum Terima Undangan Pelantikan Erry
Pagi Ini Paripurna Pembahasan Pengusulan Erry Nuradi jadi Gubsu Definitif
Banmus DPRD Sumut Segera Jadwalkan Paripurna Usulan Pengangkatan Erry
Pelantikan Gubernur Sumut Semakin Mengambang
Beredar Informasi, Erry Jadi Gubernur Sumut Definitif Pekan Depan
Gubernur Sumut yang Pertama Ini Juga Gubernur Pertama Riau
komentar
beritaTerbaru
hit tracker