Sabtu, 16 Mei 2026

Komando Operasi Khusus Gabungan TNI Resmi Dibentuk

Selasa, 09 Juni 2015 21:53 WIB
Komando Operasi Khusus Gabungan TNI Resmi Dibentuk
TNI AD
Panglima TNI Jenderal Moeldoko memeriksa pasukan pada peresmian pembentukan Koopssusgab TNI, di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (9/6/2015).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko meresmikan pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan Tentara Nasional Indonesia (Koopssusgab TNI), di Silang Monas Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2015).

Seperti dilansir situs TNI AD, Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan bahwa, fungsi pokok sebuah negara adalah menjaga kedaulatan negara dan melindungi seluruh rakyatnya dari ancaman, serta memelihara keteraturan dan stabilitas nasional, sebagai bagian dari kepentingan nasional. 

"Negara dipastikan akan berusaha untuk mengoptimalkan sumber daya dan militernya dalam mencapai tujuan dan kepentingan nasional," tegas Panglima.

Hal tersebut akan terwujud dalam sistem pertahanan negara yang berorientasi pada capability based defence. Karena itu, negara perlu mengoptimalkan seluruh komponen sistem pertahanan negara, baik komponen utama maupun komponen cadangan.

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan, dalam kaitan tersebut dan merujuk orientasi capability based defence, TNI senantiasa akan terus mengembangkan kapasitas dan kapabilitasnya, yang saat ini akan dilakukan dengan mengoptimalkan operasionalisasi pasukan-pasukan khusus di jajaran TNI, dalam rangka menghadapi kecenderungan perkembangan tantangan dan ancaman di era global saat ini.

Moeldoko juga mengatakan, Satuan Komando Operasi Khusus Gabungan TNI akan mengintegrasikan operasionalisasi Kopassus, Kopaska, Denjaka dan Denbravo, menjadi kekuatan handal dalam format Koopssusgab TNI sebagai pasukan standby force. 

"Kekuatan andal yang harus dibangun adalah keunggulan kemampuan individual dan satuan, dihadapkan kwalitas ancaman dan situasi di Darat, Laut dan Udara yang berkembang di seluruh wilayah Indonesia," katanya.

Pembentukan Koopssusgab TNI adalah realisasi dari tanggung jawab TNI kepada negara dan pemerintah atas kesiapsiagaan TNI, dengan tingkat kecepatan tinggi terhadap tugas-tugas berderajat cepat dan segera.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI memerintahkan Komandan Satuan Pasukan Khusus di jajaran TNI, agar menyusun doktrin penguatan soft power dan hard power Koopssusgab TNI. 

"Guna penguatan kemampuan analisis, laksanakan pembinaan dan latihan Sandhi Yudha, dengan membangun koordinasi, serta sinergitas praktis bersama Bais TNI dan satuan intelijen di jajaran TNI," pungkas Moeldoko. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker