Kamis, 14 Mei 2026

Tim SAR Cari 9 Awak KM Kumala Indah

Rabu, 25 Maret 2015 11:12 WIB
Tim SAR Cari 9 Awak KM Kumala Indah
Ilustrasi. (Google)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Tim SAR gabungan masih berusaha melakukan pencarian dan penyelamatan 9 awak kapal barang KM Kumala Indah yang tenggelam di perairan Belawan, Medan. Pencarian difokuskan pada 4 area di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
 
"Setelah memperkirakan pergeseran dan arus air, ada 4 koordinat yang akan kita sisir dalam pencarian hari ini yang kita mulai pukul 08.00 WIB tadi. Begitupum pencarian ini juga tetap melihat kondisi di lapangan," ujar Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Medan Gusti Syaiful Bachri saat dihubungi, Rabu (25/3/2015).
 
Pencarian hari ini masih difokuskan di atas perairan. Namun, jika kesembilan awak KM Kumala Indah tidak juga ditemukan hari ini, tim SAR akan melakukan penyelaman. 

"Kalau hari ini tidak ditemukan, besok akan dilakukan penyelaman karena kemungkinan para awak itu terperangkap di dalam kapal yang karam," jelas Syaiful.
 
Untuk melakukan pencarian, Kantor SAR Medan mengerahkan Rescue Boat 203 milik Basarnas. Mereka dibantu KPLP Belawan dan Polair Polda Sumut yang juga mengerahkan sejumlah kapal dan kapal karet. 

KM Kumala Indah yang berlayar dari Belawan menuju Kalimantan Barat tenggelam di perairan Belawan, Medan, Selasa (24/3/2015) sekitar pukul 17.03 WIB. 

Kapal itu diduga menabrak bangkai kapal sehingga rusak dan karam. Kapal bermuatan besi itu membawa 14 penumpang. Lima di antaranya sudah berhasil diselamatkan dan dibawa ke Pelabuhan Belawan.
 
Gusti Syaiful Bachri memaparkan titik tenggelamnya KM Kumala Indah berada di sekitar Lampu 2 atau Buoy 2 perairan Belawan. Lokasi itu berjarak sekitar 45 menit dari pelabuhan. Keempat koordinat pencarian itu akan mengacu kepada titik ini dengan mempertimbangkan perkiraan kondisi di lapangan. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
Tim SAR Diterjunkan Cari Helikopter Hilang Kontak
Tim SAR Temukan 8 Sepeda Motor Korban Awan Panas Sinabung
komentar
beritaTerbaru
hit tracker