Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Dzulmi Eldin membuka Masa Penyambutan Mahasiswa Baru (MPMB) dan Masa Taaruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Tahun 2014 di Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Jalan Mukhtar Basri, Medan, Senin (25/8/2014).
Kegiatan yang diikuti sekitar 5.500 mahasiswa baru ini nantinya diharapkan mampu membentuk mahasiswa yang tanggap dengan perubahan, memiliki jiwa inovatif dan kreatif serta mampu menciptakan peluang usaha (entrepreneurship).
Menurut Walikota, pendidikan merupakan faktor dominan dalam kemajuan suatu negara. Dengan pendidikan akan mencetak sumber daya manusia berkualitas, baik dari segi spiritual, intelejensi dan skill.
Itu sebabnya pendidikan menjadi salah satu prioritas pembangunan kota dalam rencana pembangunan jangka menengah Kota Medan yakni mewujudkan masyarakat kota yang berkualitas, melalui peningkatan mutu pendidikan.
“Guna mencapai kualitas pendidikan yang semakin unggul, dibutuhkan peran serta kita semua. Harus ada sinergitas antara pemerintah dan lembaga pendidikan serta masyarakat. Termasuk, apa yang dilakukan UMSU sebagai lembaga yang bergerak di bidang pendidikan selama ini. Karena itu UMSU dituntut untuk dapat mempertahankan hasil-hasil pembangunan pendidikan yang telah dicapai. Kemudian dapat mempersiapkan SDM yang kompeten agar mampu bersaing dalam pasar kerja global,” kata Walikota.
Atas dasar itulah mantan Sekda Kota Medan ini mengucapkan terima kasih serta memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh staf akademik dan non akademik UMSU, yang selama ini telah tulus ikhlas menyelenggarakan proses belajar mengajar dengan baik demi keberhasilan para mahasiswa.
Walikota selanjutnya mengungkapkan, salah satu tuntutan pasar terhadap lulusan perguruan tinggi adalah kemampuan kewirausahaan. Untuk itu Eldin berharap lulusan UMSU nantinya mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat, sebagai wujud kemandirian lulusan sekaligus mendukung kemandirian bangsa.
Kepada 5.500 mahasiswa baru yang terdaftar di 8 fakultas, Eldin berpesan agar mereka harus mampu menjadi pelaku wirausaha yang mengembangkan industri daerah dengan kompetitif. Sebab, tumbuh dan berkembangnya kegiatan UMKM saat ini merupakan peluang bagi segenap lulusan perguruan tinggi untuk mengembangkan perekonomian daerah melalui pemupukan jiwa entrepreneurship.
“Jadi manfaatkan waktu selama menempuh studi di Kampus UMSU ini dengan bersungguh-sungguh, timbalah ilmu sebanyak-banyaknya. Pembangunan bangsa membutuhkan pikiran dan gagasan berkualitas. Kota Medan membutuhkan kompetensi saudara, sumbangsih pemikiran dan kritik saudara untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” harapnya.
Sementara Rektor UMSU Agussani dalam sambutannya mengatakan, UMSU telah banyak memberikan andil dalam pembangunan dan pengembangan bangsa, khususnya di Sumatera Utara dan Kota Medan. Saat ini banyak lulusan UMSU menggeluti berbagai bidang profesi yang tersebar di seluruh nusantara, termasuk luar negeri.
Kemudian Agussani memaparkan, tahun demi tahun kepercayaan warga Sumut dengan memilih UMSU sebagai tempat menimba ilmu anak-anaknya semakin meningkat. Untuk itulah dia berharap agar kepercayaan yang telah diberikan masyarakat tersebut harus diikuti dengan peningkatan kualitas, sehingga para lulusannya nanti siap bersaing di pasar global.
Selanjutnya kepada Walikota, Agussani minta dukungan untuk perbaikan infrastruktur di sekitar kawasan Kampus UMSU. Selain jalan rusak, setiap hujan deras turun menyebabkan kawasan tersebut tergenang air. Padahal ada sekitar 52.000 mahasiswa UMSU yang bermukim di sekitar Jalan Mukhtar Basri. Tentunya kehadiran para mahasiswa itu memberikan kontribusi bagi PAD Kota Medan.
“Jadi kita siap bekerjasama dengan Pemko Medan untuk mengatasi masalah infrastruktur tersebut,” tegasnya.
Sebelumnya M Arifin Gultom selaku Ketua Panitia dan juga Wakil Rektor III UMSU dalam laporannya menjelaskan, sebenarnya jumlah calon mahasiswa yang mendaftar sebanyak 9.025 orang. Namun setelah dilakukan seleksi, mahasiswa baru yang diterima berjumlah 5.500 orang untuk 8 fakultas baik strata satu maupun diploma.
Arifin menjelaskan, mahasiswa baru mengikuti MPMB mulai 25 sampai 27 Agustus, sedangkan Masa Ta’aruf mulai 28 sampai 30 Agustus. Dia berharap seluruh mahasiswa baru harus mengikuti keduanya. Jika hanya mengikuti MPMB atau Masa Ta’aruf saja, dipastikan akan menyebabkan terganggunya kegiatan akademiki mahasiswa yang bersangkutan.
Pembukaan MPMB dan Masa Ta’aruf ini ditandai dengan pemberian selempang secara simbolis kepada dua mahasiswa baru yang diserahkan langsung Walikota didampingi Rektor UMSU, Koordinator Kopertis Wilayah I Sumatera Utara-Aceh Dian Armanto, Wakil Rektor I UMSU Mukhyarsyah, Wakil Rektor II Ahmad Singa serta Wakil Rektor III Arifin Gultom.
Setelah itu Rektor UMSU memberikan jaket almameter dan topi kepada Walikota sebagai ungkapan apresiasi atas kedatangan orang nomor satu di Kota Medan tersebut.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar